Berita Pamekasan
RAPI Pamekasan Bantu Frekuensi HT ke Santri MI Nurul Ulum 2, Permudah Belajar Daring dari Rumah
RAPI 19 Pamekasan memberikan bantuan frekuensi radio HT (Handy Talkie) untuk Santri Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Ulum.
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Elma Gloria Stevani
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian
TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Jaringan internet di pelosok Pamekasan yang tidak selalu stabil, menyulitkan para santri untuk belajar secara daring.
Seperti yang dirasakan oleh Ustaz dan Santri Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Ulum 2, Dusun Montor, Desa Teja Barat, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan.
Timbulnya kendala ini, Yayasan Az Zahri Teja Barat bersama RAPI 19 Pamekasan berinisiatif menggunakan frekuensi radio HT (Handy Talkie) yang dinilai lebih efisien dan hemat biaya.
• Beredar Video Tak Senonoh Pasangan Remaja di Area Taman Bunga Sumenep, Begini Penjelasan Kasatpol PP
• Kisah Pedih Cowok Ditinggal Nikah Viral, 11 Tahun Kandas Lalu Terima Undangan: Saya Datang saat Akad
• Lesty Kejora Masuk Kriteria Wanita Idaman Rizky Billar, Saya Lagi Single Sudah Move On dari Dinda?
"Kami siapkan 20 HT operasional, 1 RPU, dan 1 Rig Mobile untuk penguatan sinyal HT hingga 2 km. Jadi efektivitas guru dan murid dalam belajar terjamin dan murah," kata Ketua RAPI 19 Pamekasan, Budi Cahyono, saat ditemui TribunMadura.com ketika mendampingi proses pembelajaran di madrasah, Selasa (11/8/2020).
Sementara itu, Pengajar Kelas MI Nurul Ulum 2, Ustaz Ach Zainul Kafi mengaku terbantu dengan adanya program RAPI Peduli ini.
Sebab, sebelumnya ia harus mendorong para santri untuk mengambil tugas ke madrasah setiap hari, kemudian menyetor hasil tugasnya keesokan harinya, sehingga dirasa kurang efektif karena tidak semua santri menggunakan handphone.
"Dengan adanya fasilitas HT ini, kami tetap bisa melakukan belajar mengajar dengan jarak jauh dan tanpa biaya kuota juga. Siswa juga cepat beradaptasi untuk teknisnya karena simpel dan mudah," tutupnya.
• Pria Sidoarjo Tewas Tergeletak di Ruang Tamu Rumah, Diperkirakan Meninggal Dunia Sejak 3 Hari Lalu
• Jumlah Pasien Sembuh dari Virus Corona Kini 61 Orang, Kadinkes Banyuwangi: Jangan Beri Stigma Buruk
• Pasangan Suami Istri di Kota Madiun Positif Covid-19, Sebelumnya Hasil Rapid Test Non-Reaktif
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/santri-madrasah-ibtidaiyah-mi-nurul-ulum-2-belajar-dengan-memanfaatkan-jaringan-ht.jpg)