Breaking News:

Berita Malang

8 Oknum Aremania Bawa 10 Motor & Pick Up Lalu Hentikan Korban, Rampas Barang Wisatawan dari Surabaya

Polres Malang meringkus delapan oknum Aremania yang melakukan tindak pidana penganiayaan sekaligus perampasan di daerah Karanglo pada 7 Agustus 2020.

Polres Malang
Rilis di Polres Malang, Jumat (14/8/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Polres Malang meringkus delapan oknum Aremania yang melakukan tindak pidana penganiayaan sekaligus perampasan di daerah Karanglo, Kecamatan Singosari pada 7 Agustus 2020 lalu.

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar menerangkan, kejadian pembegalan bermula ada dua orang berasal dari Surabaya akan pergi liburan ke Kota Batu.

"Sampai di Jalan Perusahaan Karanglo, korban dihentikan tiba-tiba. Pelaku menggunakan 10 sepeda motor dan pick up. Selanjutnya pelaku menyuruh berhenti dan memeriksa identitas korban, kemudian pelaku mengambil barang-barang milik korban," ujar Hendri saat gelar rilis di Polres Malang, Jumat (14/8/2020).

Pilih Jadi Perempuan, Intip Biodata dan Penampilan Oscar Lawalata, Kakak Mario Lawalata di Instagram

Kapolres Pamekasan Bersama Jajaran Forkopimda Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Joko Widodo

Intip Penampilan Mulan Jameela yang Rapi saat Sidang Tahunan MPR RI, Krisdayanti Anggun Pakai Kebaya

Pelaku adalah MF (18), OA (25), EH (26), MI (24), NN (23), DY (21), RI (25), dan MF (19). Kesemuanya merupakan warga Kota Malang.

"Lebih dari 20 orang di TKP (tempat kejadian perkara) sisanya akan kita lakukan penangkapan. Yang terlibat akan kita kenakan tindakan hukum," tutur AKBP Hendri Umar.

AKBP Hendri Umar membenarkan jika para pelaku mengenakan atribut Aremania saat melancarkan aksi kriminal.

Saat itu, pelaku mabuk karena minuman keras.

"Rata-rata mereka ini pengangguran," ungkap AKBP Hendri Umar.

Sempat Dikabarkan Turun ke Zona Oranye, GTTP Pastikan Tulungagung Tetap Berstatus Zona Kuning

Raffi Ahmad Panik Ditelpon Nagita Saat Tante Ernie Pemersatu Bangsa Datang Malam-Malam: Duh Gawat!

Gagal Berangkat karena Corona, Pemkab Ponorogo Anggarkan Umrah Gratis untuk Marbot Masjid Tahun 2021

AKBP Hendri Umar tak ingin reputasi Aremania tercoreng karena ulah kriminal pelaku.

"Jangan sampai citra Aremania harus tercoreng oleh oknum-oknum seperti ini. Saya yakin, kalau Aremania tidak akan berbuat seperti itu," terang Hendri.

Petugas mengamankan barang bukti 5 sepeda motor berbagai jenis. Batu bata dan pakaian yang dikenakakan pelaku.

Pelaku dijerat pasal 365 KUHP. Ancamannya hukuman 9 tahun dan atau pasal 170 KUHP. Ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved