Breaking News:

Virus Corona di Tulungagung

Sempat Dikabarkan Turun ke Zona Oranye, GTTP Pastikan Tulungagung Tetap Berstatus Zona Kuning

Kabupaten Tulungagung tetap masuk zona kuning, dalam peta sebaran Covid-19 di Jawa Timur.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
ILUSTRASI virus corona COVID-19. 

TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Kabupaten Tulungagung tetap masuk zona kuning, dalam peta sebaran Covid-19 di Jawa Timur.

Sebelumnya, Kabupaten Tulungagung secara tiba-tiba menjadi zona oranye.

Dampaknya, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) mengeluarkan surat edaran, untuk menghentikan semua kegiatan pembelajaran luar jaringan (luring).

Tambah Operasional KA Jarak Jauh Lewati Daop 7 Madiun, Respon KAI atas Meningkatnya Jumlah Penumpang

Mayat Bayi di Sampang Diduga Disiksa Sebelum Dibuang ke Laut, Ada Lebam di Leher dan Darah di Mulut

SMK Tak Bisa Praktik di Rumah, Kepsek SMKN 3 Boyolangu Tulungangung: Perlu Pembelajaran Tatap Muka

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Tulungagung, dr Kasil Rokhmad menegaskan, belum ada perubahan status sebagai zona kuning.

Menurutnya, perumahan menjadi zona oranye itu hanyalah sebuah kesalahan teknis.

“Ternyata ada kesalahan input data di tingkat provinsi. Kami sudah bicara ke provinsi dan tunjukkan bukti-bukti, dan kita masih tetap zona kuning,” terang Kasil.

Lanjut Kasil, saat ini rasio penularan di Tulungagung hanya 0,98 persen.

Artinya jika ada satu orang yang terinfeksi virus corona, pasien ini hanya menulari paling banyak satu orang saja.

Terbukti dari semua kasus baru yang ditemukan, tidak ada penularan dalam skala luas.

“Kasus terbaru pasien dari Kecamatan Pagerwojo, hanya satu anaknya yang tertular. Istri, anggota keluarga lain dan tetangga tidak ada yang tertular,” ungkap Kasil.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved