Breaking News:

Penemuan Mayat Bayi di Sampang

Mayat Bayi di Sampang Diduga Disiksa Sebelum Dibuang ke Laut, Ada Lebam di Leher dan Darah di Mulut

Sesosok mayat bayi perempuan ditemukan di area Kepulauan Desa Mandangin, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura. Diduga disiksa sebelum dibuang.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Elma Gloria Stevani
Istimewa/TribunMadura.com
Kondisi bayi saat ditemukan oleh warga Desa Kepulauan Mandangin Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jumat (14/8/2020), sekitar pukul 06.00 WIB. 

Laporan TribunMadura.com, Hanggara Pratama.

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Sesosok mayat bayi perempuan ditemukan di area Kepulauan Desa Mandangin, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura.

Dari informasi yang dihimpun TribunMadura.com, mayat bayi tersebut diduga disiksa terlebih dahulu sebelum dibuang ke laut.

Jenazah bayi perempuan itu terdapat sebuah lebam di sekitar leher dan ditemukan darah di area mulut. 

Hasil tersebut berdasarkan visum et repertum yang dilakukan oleh Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Mandangin.

Pilih Jadi Perempuan, Intip Biodata dan Penampilan Oscar Lawalata, Kakak Mario Lawalata di Instagram

Personel Gabungan Polres Pamekasan Gelar Razia Masker di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan

Bocoran Konsep Pernikahan Aurel Hermansyah & Youtuber Atta Halilintar: Bakal Beda, Indonesia Banget

Kasatreskrim Polres Sampang, AKP Riki Donaire Piliang mengatakan, masih belum bisa memastikan apakah lebam dan darah di mulut itu akibat dari kekerasan yang dialami oleh si bayi sebab, saat ini dirinya belum menerima hasil visum yang dimaksud.

"Saya masih belum mengetahuinya namun, jika nantinya sudah saya terima akan langsung dilakukan penyelidikan untuk memastikannya," ujarnya kepada TribunMadura.com, Jumat (14/8/2020).

Kendati demikian, menurutnya jika hasil visum itu benar adanya, dimungkinkan bekas lebam ataupun darah yang ditemukan pada mulut bayi akibat dari kekerasan.

Salah satunya luka lebam, bisa jadi disebabkan karena dicekik.

"Kalau hasilnya memang seperti itu, bisa disimpulkan bayi itu sempat hidup, tapi kita tunggu hasil dari penyelidikan nanti," ucapnya.

BREAKING NEWS - Ditemukan Mayat Bayi Perempuan di Pulau Mandangin Sampang, Mengapung di Pinggir Laut

Lapas Pamekasan Dicanangkan Sebagai Lapas yang Menuju WBK dan WBBM, Kalapas Siapkan Strategi Jitu

848 Peserta akan Ikut Tes SKB CPNS Pemkab Mojokerto, Rencana Digelar di Aula Mojopahit Kanreg II BKN

Ia menambahkan, dalam proses penyelidikan nantinya akan berkordinasi dengan pihak Puskesmas Mandangin untuk dapat menentukan waktu kematian si bayi dan peyebabnya.

Sebab, bila kedua poin tersebut ditemukan akan diketahui apakah bayi dibunuh atau diaborsi.

"Kalau bayi sudah besar dan meninggal di dalam terus dikeluarkan berarti itu aborsi tapi jika bayi dicekik lalu meninggal itu adalah pembunuhan," pungkasnya.

Untuk diketahui, pertama kali yang menemukan mayat bayi tersebut merupakan seorang ibu-ibu saat membuang sampah sekitar pukul 06.00 WIB, Jumat (14/8/2020).

Mayat bayi ditemukan mengapung di laut, sekitar lima meter dari daratan tanpa terbungkus oleh benda apapun.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved