Breaking News:

Virus Corona di Batu

22 ASN Pemkot Batu Terinfeksi Covid-19, 4 Meninggal Dunia, Puskesmas Hingga Desa Tetap Buka Layanan

Per 15 Agustus 2020, ada tambahan 9 orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batu. Persentase kematian juga meningkat menjadi 8 persen.

Penulis: Benni Indo | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/BENNI INDO
ASN di Balai Kota Among Tani menjalani tes cepat atau rapid test sebagai langkah awal menekan potensi penularan Covid-19 di lingkungan Pemerintah Kota Batu. 

TRIBUNMADURA.COM, KOTA BATU - Masyarakat Kota Batu harus betul-betul disiplin menerapkan protokol kesehatan agar penularan Covid-19 bisa ditekan.

Terlebih lagi kepada para aparatur sipil negara (ASN). Pemerintah Kota Batu menginstruksikan seluruh ASN berdinas dari rumah mulai 18 Agustus hingga 21 Agustus 2020.

Namun bagi ASN yang berdinas di Puskesmas, kecamatan dan desa, dilarang berdinas dari rumah.

Katalog Promo JSM Indomaret 16 Agustus 2020, Pesta Diskon Kemerdekaan, Belanja Hemat, Hanya 3 Hari!

Katalog Promo JSM Alfamart 16 Agustus 2020 Ada Promo JSM Merdeka, Beli 2 Lebih Hemat, Tinggal 2 Hari

Risma Keliling Warkop di Surabaya Sambil Teriak Berorasi Ingatkan Warga Disiplin Protokol Kesehatan

Instruksi berdasarkan dari Sekretaris Daerah bernomor 440/2490/422.202/2020 itu dikeluarkan sebagai upaya mengendalikan penyebaran Covid-19 di lingkungan Pemerintah Kota Batu. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, M Chori menjelaskan, hingga 14 Agustus 2020, sudah hampir 22 orang ASN dan tenaga harian lepas (THL) terkonfirmasi positif Covid-19.

“Dari yang terkonfirmasi positif tersebut, empat orang meninggal,” kata Chori, Minggu (16/8/2020).

Surat tersebut menekankan agar agar para ASN menjalankan instruksi dengan baik, khususnya yang berada di Balaikota Among Tani.

Seluruh ASN juga disuruh memperhatikan surat Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu kepada Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu tanggal 13 Agustus 2020 bernomor 440/3174/422.107/2020.

Diterangkan Choti, dengan mempertimbangkan Kepmenkes HK.01.07/Menkes//328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam mendukung Kelangsungan Usaha pada Situasi Pandemi, salah satunya bahwa kebijakan kerja dari rumah dilakukan secara penuh hanya bagi ASN pada unit non pelayanan.

Rizky Billar Tanya Lesty Kejora Soal Kepastian Hubungan Mereka, Sang Pedangdut: Matikan Kameranya!

Kumpulan Ucapan Selamat HUT RI ke-75, Cocok Dibagikan via WhatsApp, Instagram, Facebook dan Twitter

Gagal Berangkat karena Corona, Pemkab Ponorogo Anggarkan Umrah Gratis untuk Marbot Masjid Tahun 2021

“Namun ASN di unit pelayanan tetap bertugas tetapi dengan pembatasan jumlah ASN yang masuk, termasuk jam kerja,” ujarnya.

Ia melanjutkan, setelah itu disiapkan surat pernyataan bahwa selama kerja dari rumah, ASN tidak boleh keluar rumah atau harus diisolasi untuk tetap di rumah. Para ASN melaksanakan kerja di rumah dengan diikuti target kinerja atau hasil yang terukur.

“Selama kerja dari rumah, akan dilakukan sterilisasi ruangan,” jelasnya.

Per 15 Agustus 2020, ada tambahan 9 orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batu. Persentase kematian di Kota Batu juga meningkat menjadi 8 persen yang sebelumnya hanya 7 persen.

Jumlah pasien terkonfirmasi positif secara akumulatif sebanyak 214 orang. 17 orang meninggal dunia, dan 162 sembuh. Persentase kesembuhan di Kota Batu yakni 76 persen. Sedangkan yang aktif dalam perawatan ada 35 orang, persentasenya 16 persen.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved