Breaking News:

Berita Malang

Beredar Akun Facebook Wali Kota Malang Sutiaji Berjualan Pulsa, Pemkot Malang: Itu Tidak Benar

Belakangan ini sebuah akun facebook mengatasnamakan Wali Kota Malang Sutiaji menghebohkan pubik, Jumat (28/8/2020).

Istimewa
Belakangan ini sebuah akun facebook mengatasnamakan Wali Kota Malang Sutiaji menghebohkan pubik, Jumat (28/8/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Belakangan ini sebuah akun facebook mengatasnamakan Wali Kota Malang Sutiaji menghebohkan pubik, Jumat (28/8/2020).

Dalam akun tersebut, terdapat sebuah informasi yang berisi pemilik akun berjualan pulsa, token listrik hingga pembayaran PDAM.

Akun dengan nama Sutiaji ini juga menampilkan foto berseragam putih yang menampakkan wajah dari orang nomor satu di Kota Malang itu.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabag Humas Pemkot Malang, M Nur Widianto bahwa hal tersebut adalah tidak benar alias Hoax.

"Itu tidak benar. Ini modusnya klasik, tapi masih saja ada yang percaya dan terjebak ketika ada seseorang menggunakan akun Facebook mengatasnamakan Bapak Wali Kota," ucapnya.

Bacaan Niat Puasa Asyura 10 Muharram 1442 H, Sabtu 29 Agustus 2020, Mampu Hapuskan Dosa Setahun Lalu

Bacaan Sholawat Nariyah Disertai dengan Arab dan Latin, Amalan Pelancar Rezeki & Penyembuh Penyakit

Subsidi Gaji Rp 600 Ribu Belum Cair bagi Pekerja yang Pakai Rekening Bank Swasta, Ini Kata Kemenaker

Wiwid menambahkan, bahwa Wali Kota Malang sudah lama tidak menggunakan media sosial facebook dan kini sudah tidak difungsikan.

"Saya sudah mengkonfirmasi ke pak Wali bahwa Facebooknya sudah resmi tidak difungsikan dan yang atas nama beliau di Facebook itu juga tidak benar," jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji berpesan kepada masyarakat agar lebih cermat dan hati-hati dalam bermain media sosial.

Menurutnya, modus penggunaan nama jabatan baik melalui sosial media atau telepon, masih sering muncul dengan mengambil ruang untuk melakukan tindakan penipuan.

"Apalagi modusnya minta minta bantuan. Laporkan saja, dan semoga pelaku menyadari bahwa perbuatannya bisa berkonsekuensi pidana," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved