Breaking News:

Dua Bakal Calon Kepala Daerah di Jawa Timur Positif Covid-19 setelah Tes Swab di RSUD Dr Soetomo

Dua orang bakal calon kepala daerah di Jawa Timur terpapar virus corona Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM (Grafis: Aqwamit Torik)
Ilustrasi - Dua Bakal Calon Kepala Daerah di Jawa Timur Positif Covid-19 setelah Tes Swab di RSUD Dr Soetomo 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - KPU Jatim menyebut, jumlah bakal calon kepala daerah di Jawa Timur yang terpapar virus corona Covid-19 bertambah.

Setelah seorang bakal calon kepala daerah dinyatakan positif Covid-19, kini KPU Jatim menyebut jumlahnya bertambah satu orang, sehingga total menjadi dua orang.

Penambahan tersebut terungkap dari hasil swab test yang dilakukan pada Senin (7/9/2020).

Kenali Gejala Ringan, Sedang, hingga Berat Penderita Virus Corona, Waspada Jika Alami Sakit Kepala

Dua Pegawai Kantor Bank Bukopin Cabang Malang Positif Covid-19, Layanan Kantor Dialihkan Sementara

Pasien Sembuh Covid-19 di Ponorogo Bertambah, Warga Diminta Berpikir Positif untuk Tingkatkan Imun

"Setelah pemeriksaan tersebut, ternyata seorang calon dinyatakan positif," kata Komisioner KPU Jatim, Insan Qoriawan ketika dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (8/9/2020).

Namun, Insan kembali tak bersedia mengungkap detail identitas bakal calon kepala daerah tersebut.

Insan hanya menyebutkan bahwa calon tersebut mengikuti swab test di RSUD dr Soetomo, sama seperti calon yang dinyatakan positif sebelumnya.

Di RSUD dr Soetomo, terdapat pemeriksaan terhadap calon yang akan bertarung di enam daerah, yakni Surabaya, Gresik, Tuban, Lamongan, Mojokerto, dan Sidoarjo. Total, ada 16 Paslon yang mengikuti pemeriksaan.

Untuk diketahui, KPU Jatim sebelumnya juga mendapatkan laporan adanya pasien Covid-19 dari jajarannya di Komisioner KPU daerah yang menerima proses pendaftaran. Sang calon tersebut memberikan hasil swab mandiri.

"Kasus positif pertama terungkap saat calon bersangkutan menyerahkan hasil swab saat pendaftaran lalu. Ternyata, hasilnya positif," kata Insan tersebut.

Atas temuan tersebut, para calon terpaksa menunda mengikuti tahapan pencalonan berikutnya. "Kalau dinyatakan negatif, maka tak bisa mengikuti tes kesehatan jasmani dan psikologi," kata pria yang membawahi Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Jatim ini.

Halaman
12
Penulis: Bobby Koloway
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved