Berita Jember

Bupati Faida Disanksi Tak Gajian 6 Bulan, Warga Jember Gelar Aksi Cukur Gundul sebagai Bentuk Syukur

Sejumlah warga Kabupaten Jember melakukan aksi cukur gundul di pelataran depan DPRD Jember.

TRIBUNMADURA.COM/SRI WAHYUNIK
Kukur gundul warga Jember setelah Gubernur Jatim menjatuhkan sanksi administratif kepada Bupati Jember, Rabu (9/9/2020) 

TRIBUNMADURA.COM, JEMBER - Sejumlah warga Kabupaten Jember yang tergabung dalam Gerakan Reformasi Jember (GRJ) melakukan aksi cukur gundul di pelataran depan DPRD Jember, Rabu (10/9/2020). 

Tak ketinggalan, anggota DPRD Jember David Handoko Seto juga turut dalam aksi cukur gundul tersebut.

Mereka mencukur rambut secara bergantian.

Pesta Miras Pemuda Jember Berujung Petaka, Remaja Perempuan Diperkosa 8 Pria secara Bergilir

Bupati Jember Faida Dapat Sanksi Tak Gajian selama 6 Bulan dari Gubernur Jatim, Ini Pokok Masalahnya

3 Warga Bondowoso Terancam Dipenjara 7 Tahun, Buron Dua Bulan setelah Mencuri Sapi Betina Bunting

Beberapa orang yang awalnya berambut gondrong, rela membabat habis rambutnya.

Menurut Korlap aksi cukur gundul, Kustiono Musri, aksi itu sebagai bentuk syukur dan melaksanakan nazar karena ada hasil dari perjuangan.

"Kemarin sanksi dari gubernur untuk bupati sudah turun," kata Kustiono.

"Itu hasil dari perjuangan lama kami. Mungkin kecil, tapi sangat berarti sesuatu bagi kami," sambung dia.

"Karenanya kami menunaikan nazar dengan cukur gundul," ujar dia.

Selain aksi cukur gundul, mereka juga menggelar doa bersama dan memotong tumpeng.

Curiga Temannya Tak Kunjung Kembali dari Sawah, Petani Mojokerto ini Kaget Lihat Mayat Tertelungkup

Aksi itu, merupakan bentuk syukur atas turunnya sanksi yang dijatuhkan Gubernur Jawa Timur kepada Bupati Jember, Faida.

Sanksi itu berupa tidak dibayarkannya hak-hak keuangan bupati selama enam bulan.

Sanksi itu dijatuhkan karena Faida dinilai menghambat proses terbentuknya Perda APBD Jember tahun 2020.

"Kami sudah berjuang lama bahwa ada yang keliru di pemerintahan Kabupaten Jember, meskipun ada yang menilai kami mencari-cari," ungkapnya.

"Sanksi ini menunjukkan siapa yang bersalah," tegas Kustiono.

Remaja Tewas Tenggelam saat Mandi Sore di Sungai Galok Ponorogo, Sempat Berontak Ketika Ditolong

Seperti diberitakan, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjatuhkan sanksi administratif kepada Bupati Jember Faida.

Sanksi itu berupa tidak dibayarkannya hak-hak keuangan bupati selama enam bulan.

Sanksi itu menyusul tidak dibahasnya APBD Jember tahun 2020.

Sampai akhirnya Kabupaten Jember tidak memiliki Perda APBD tahun anggaran 2020.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved