Breaking News:

Berita Sampang

Petani di Sampang Keluhkan Harga Cabai Anjlok di Pasaran hingga Babat Habis Tanaman Cabai di Lahan

Petani cabai di Kabupaten Sampang, Madura mengeluhkan harga cabe rawit anjlok di pasaran.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Rahman (45) asal Dusun Ngorbungor Desa Tragih, Kecamatan Robatal, Sampang, sedang memotong semua tanaman cabe miliknya, Selasa (15/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Petani cabai di Kabupaten Sampang, Madura mengeluhkan harga cabe rawit anjlok di pasaran.

Pantauan TribunMadura.com, para petani di Kabupaten Sampang memilih membabat habis pohon cabe dan berencana mengubah tanaman lain di lahannya.

Seperti petani cabai yang ditemui wartawan, Rahman (45) asal Dusun Ngorbungor Desa Tragih Kecamatan Robatal, Sampang mengatakan, bahwa cabai mengalami kerugian saat musim panen.

Cara Membuat CV yang Menarik dan Berbeda, Coba 3 Aplikasi Gratis Mulai dari Kickresume hingga Canva

Dekat dengan Lesty Kejora, Rizky Billar Tak Khawatir Ditikung Teman: Jika Mau, Saya akan Perjuangkan

Aktris Korea Selatan Oh In Hye Meninggal Dunia di Usia 36 Tahun, Diduga Lakukan Percobaan Bunuh Diri

Pasalnya harga di pasaran tidak sesuai dengan biaya operasional yang telah dikeluarkan, mulai dari membeli bibit, pemberian pupuk, dan sebagainya.

"Harga di pasaran saat ini, sangat anjlok bila dibandingkan musim sebelumnya yakni, berkisar Rp 3.000 sampai Rp. 5.000 perkilogramnya untuk jenis harga cabe rawit sedangkan, harga standardnya sekitar Rp 40 ribu perkilo," ujarnya kepada TribunMadura.com, Selasa (15/9/2020).

Rahman menambahkan, dalam penanam cabe rawit pihaknya membutuhkan dana modal sekitar Rp 20 juta untuk luas lahan sekitar 1 hektar lebih.

Waktu penanaman cabai selama satu sampai tiga bulan dan panennya di setiap satu minggu sekali.

"Berhubung harga tidak sesuai dengan biaya pengeluarannya, saya lebih memilih memotong semua pohon cabe dan rencana menggantinya dengan pohon semangka," ungkapnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab harga cabe rawit di pasaran menjadi sangat murah.

Halaman
12
Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved