Sinergi Lapas dan UPT Pemasyarakatan, 85 Bibit Kelapa Ditanam di Pamekasan
Suasana hijau dan penuh semangat tampak menyelimuti Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Madura.
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Taufiq Rochman
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian
TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Suasana hijau dan penuh semangat tampak menyelimuti Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Madura.
Tepat pukul 08.00 WIB, jajaran petugas pemasyarakatan bersama beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayah Pamekasan dan sekitarnya berkumpul untuk melaksanakan kegiatan penanaman pohon kelapa di area sekitar lapas setempat.
Kegiatan yang penuh makna ini melibatkan sejumlah UPT pemasyarakatan, yakni Lapas Kelas IIA Pamekasan, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Pamekasan, serta Rutan Sampang.
Setiap kepala UPT hadir langsung bersama para anggotanya, bergotong royong menanam bibit pohon kelapa sebagai bentuk kepedulian lingkungan sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Total terdapat 85 bibit pohon kelapa yang ditanam di sekitar kawasan Lapas Narkotika Pamekasan.
Penanaman dilakukan secara simbolis oleh masing-masing perwakilan UPT, kemudian dilanjutkan secara serentak oleh jajaran pegawai.
Pohon kelapa dipilih karena sifatnya yang serbaguna, memiliki nilai ekonomi tinggi, serta dapat memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, kepada seluruh jajaran pemasyarakatan di Indonesia.
Instruksi tersebut dikeluarkan dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia, bersamaan dengan peresmian Balai Latihan Kerja (BLK) Nusa Kambangan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kalapas Narkotika Pamekasan, Kusnan, menekankan bahwa kegiatan penanaman ini bukan hanya sebatas seremoni.
Melainkan bentuk nyata kontribusi jajaran pemasyarakatan dalam menjaga kelestarian alam serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
“Kami menanam 85 bibit pohon kelapa di lingkungan Lapas Narkotika Pamekasan dengan penuh harapan. Kelapa dikenal sebagai pohon kehidupan, karena hampir seluruh bagiannya dapat dimanfaatkan,” kata Kusnan, Selasa (26/8/2025).
“Semoga pohon-pohon ini tumbuh subur, berbuah lebat, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Hal ini sejalan dengan semangat pemasyarakatan, yakni Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat,” sambungnya penuh harap.
Lebih lanjut, Kusnan juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antar-UPT pemasyarakatan.
| Polres Sampang Pastikan Penanganan Kasus Dugaan Pornografi Tetap Berjalan, Sejumlah Saksi Diperiksa |
|
|---|
| Madura Terpopuler: Sumenep Terancam Kekurangan Guru hingga Pria Curi Ponsel Pegawai Pet Shop |
|
|---|
| Pencurian Alat Pertukangan Juragan Mebel Bangkalan, Barang Curian Malah Dijual ke Karyawan Korban |
|
|---|
| Lahan KDMP di Badur Sumenep Dipersoalkan, Warga Klaim Tanah Warisan Keluarga, Kades Beri Tanggapan |
|
|---|
| Rokok Makayasa Tancap Gas di Tapal Kuda, Jember Jadi Daerah dengan Penetrasi Distribusi Tertinggi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/Petugas-pemasyarakatan-bersama-UPT-Pamekasan-penanaman-pohon-kelapa.jpg)