Wabah Virus Corona
Kusir Delman Menjerit Imbas Monas dan Tempat Wisata Ditutup, Penghasilan Menipis, Pakan Kuda Mahal
Para kusir delman mengaku kehilangan banyak penghasilan setelah penutupan Monas dan tempat wisata lainnya.
TRIBUNMADURA.COM - Para kusir delman mengaku kehilangan banyak penghasilan setelah penutupan Monas dan tempat wisata lainnya.
Mereka juga mengaku kesulitan saat membeli pakan kuda yang harganya tak sebanding dengan penghasilan.
Biasanya saat Monas dan tempat wisata lain dibuka, mereka bisa meraup hingga ratusan ribu.
Kini hanya Rp 50 ribu sudah lumayan.
Para kusir delman tidak luput dari dampak pandemi Covid-19.
• Hotman Paris Akui Punya Nomor WhatsApp Nora Alexandra Tapi Tak Kenal Jerinx, Hotman Paris Lupa
• Komedian Nunung Dirawat di RS dan Dikabarkan Positif Covid-19, Sang Adik Ungkap Kondisinya Kini
• Makin Mesra, Rizky Billar Kepergok Gendong Lesty di Balik Layar, Eks Rizki Tertawa: Ih Berdampingan
Terdampak pandemi, kusir delman di Cakung, Jakarta Timur berharap ada bantuan, berupa pakan kuda dari pemerintah.
Imbas penutupan tempat rekreasi, para kusir delman kehilangan mata pencaharian mereka.
"Biasanya saya narik delman di Monas.
Karena kondisinya seperti ini jadi ngandelin perkampungan aja.
Cuma narik anak-anak di gang saja," kata Yahya, satu di antara kusir delman di Cakung, Senin (21/9/2020).
Bila biasanya mereka mendapatkan penghasilan ratusan ribu sehari, saat ini untuk mendapatkan Rp 50 ribu saja sangat sulit.
"Di sini ada sekitar 30 ekor berserta gerobaknya.
Semua terdampak, mau cari Rp 50 ribu saja sulit.
Sebab, kami hanya narik di perkampungan yang tarifnya hanya Rp 2 ribu perorang," jelasnya.
Dari penghasilan tersebut, para kusir delman harus membagi lagi untuk membeli pakan kuda sekitar Rp 30 ribu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/delman-membawa-wisatawan-berkeliling-kawasan-monas-jakarta-pusat-jumat-2182020.jpg)