Breaking News:

Virus Corona di Nganjuk

Kasus Positif Covid-19 di Nganjuk 6 Tambah Orang, 5 di Antaranya Tertular dari Pasien Sebelumnya

Kabupaten Nganjuk menambah enam kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per Minggu (4/10/2020).

Istimewa/TribunMadura.com
Sejumlah petugas Kepolisian dan TNI serta Satpol PP menggelar operasi Yustisi pelanggar protokol kesehatan di Pasar Ngronggot Kabupaten Nganjuk 

TRIBUNMADURA.COM, NGANJUK - Kabupaten Nganjuk menambah enam kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per Minggu (4/10/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk, dr Hendriyanto menjelaskan, lima kasus tambahan positif virus corona tersebut semuanya perempuan dengan sebagian besar riwayat tertular dari warga terkonfirmasi positif sebelumnya.

Realisasi Belanja Tidak Terduga Covid-19 di Bangkalan Per September 2020, RSUD Syamrabu Serap 19,6 M

Pikap Grand Max Berkecepatan Tinggi Seruduk Truk Tronton di Kabupaten Tuban, Sopir Tewas Terjepit

Bermula Dari Adu Mulut di Lapangan Futsal, Dua Keluarga di Pamekasan Terlibat Aksi Penganiayaan

"Mereka saat ini ada yang dirawat di Rumah Sakit darurat Mpu Sindok dan juga rumah sakit lainya," kata Hendriyanto.

Disamping adanya tambahan kasus positif virus corona, dikatakan Hendriyanto, juga ada penambahan kasus positif corona yang dinyatakan sembuh.

Yakni ada enam warga positif virus corona dinyatakan sembuh setelah tes swab hasilnya negatif.

Dengan demikian jumlah komulatif warga positif virus corona dinyatakan sembuh di Kabupaten Nganjuk mencapai 361 orang.

"Sedangkan warga positif virus corona yang masih menjalani perawatan sebanyak 83 orang, dan warga positif corona yang meninggal dunia ada 54 orang," ucap Hendriyanto.

Melihat masih terus terjadinya perkembangan kasus positif virus corona, tambah Hendriyanto, Gugus Tugas Covid-19 mengimbau warga untuk tetap waspada dan hati-hati dengan selalu mematuhi protokol kesehatan.

Yakni dengan menjalankan 3M (Memakai masker, Menjaga Jarak, dan Mencuci Tangan dengan sabun) disetiap menjalankan aktifitas keseharian dimanapun dan kapanpun.

HUT TNI ke-75, Kodim 0826 Pamekasan Bagikan 500 Paket Sembako ke Warga Kurang Mampu & Tukang Becak

Perangkat Desa di Ponorogo Setubuhi Istri Warga 5 Kali, Langsung Kabur saat Kepergok Tak Pakai Baju

Masyarakat Kembali Demo BNI Pamekasan, Pertanyakan Lanjutan Kasus Agen E-Warong Tak Sesuai Pedoman

"Kami kira dengan melaksanakan 3M tersebut potensi warga tertular virus corona bisa diperkecil atau bahkan terhindar dari risiko Covid-19," tandas Hendriyanto.

Sementara itu Jajaran Kepolisian di Kabupaten Nganjuk bersama TNI dan Satpol PP terus menggelar operasi yustisi penegakan Inpres nomor 6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan protokol kesehatan (Prokes).

Kali ini tim pemburu pelanggar protokol kesehatan menggelar operasi yustisi di sejumlah cafe dan warung di wilayah Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk.

"Kami gelar Operasi Yustisi ini dimaksudkan agar masyarakat Kertosono mematuhi protokol kesehatan dalam upaya memutus mata rantai penularan virus Covid-19. Dan Implementasi Inpres nomor 6 Tahun 2020 kami tindak tegas warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan," kata Kompol Djamin, Kapolsek Kertosono Polres Nganjuk.

Sedangkan untuk warga pelanggar Prokes yang terjaring operasi yustisi, dikatakan Djamin, diberikan teguran tertulis dan disanksi fisik.

Baik dengan sanksi fisik olah raga push up ataupun menyanyikan lagu Indonesia Raya serta lainya.

"Sanksi yang diberikan kepada warga pelanggar prokes sebagai edukadi, dan yang penting itu kepatuhan warga menjalankan prokes untuk kesehatan warga sendiri agar terhindar dari Covid-19," tutur Djamin.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved