Breaking News:

Madura United

Pelatih Madura United Sarankan Liga 1 2020 Ditiadakan Jika Tak Ada Kejelasan Kompetisi dalam 2 Pekan

Rahmad Darmawan mengakui jika klub yang akan menjadi korban jika kompetisi Liga 1 2020 kembali ditunda.

TRIBUNMADURA.COM/SUGIHARTO
Kiper Madura United, M Ridho Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan mendesak PSSI maupun PT LIB agar segera memberi kejelasan soal kelanjutan kompetisi Liga 1 2020.

Rahmad Darmawan berharap, PSSI dan PT LIB segera memberi kejelasan lanjutan kompetisi, setidaknya dalam jangka waktu dua pekan ke depan.

Jika kompetisi kembali ditunda, Rahmad Darmawan mengakui jika klub yang akan menjadi korban.

Pelatih Madura United Sebut Penundaan Liga 1 2020 Jadi Momen Siapkan Protokol Kesehatan Lebih Detail

Ikut Latihan Perdana, Bruno Smith Akui Senang Suasana Tim Arema FC, Janji Berikan yang Terbaik

Persebaya Harap Protokol Kesehatan Diperjelas dan Dipertegas Jika Liga 1 2020 Kembali Digelar

Sebab, kata Rahmad Darmawan, klub sudah melakukan persiapan dengan upaya dan biaya tidak murah, namun pada akhirnya kompetisi Liga 1 2020 tidak jadi dilanjut.

Jika akhirnya PSSI kembali menunda, mantan pelatih timnas U-23 itu berharap, lebih baik kompetisi Liga 1 2020 ini ditiadakan.

"Tapi kalau seandainya nanti masih harus tertunda lagi dengan tidak adanya kepastian," kata Rahmad Darmawan pada Surya ( grup TribunMadura.com ), Senin (5/10/2020).

"Kalau saya pribadi, sudahlah fokus saja ke Liga 2021 saja. Karena membuang energi dan pikiran yang begitu melelahkan," sambung dia.

Jika ingin kompetisi tetap dilanjutkan, RD berharap dalam waktu dua pekan ke depan sudah ada kejelasan, sehingga tim bisa dengan segera menyusun program tim.

Rahmad Darmawan Akui Penundaan Lanjutan Liga 1 2020 Pengaruhi Mental para Pemain Madura United

Persebaya Dapat Dukungan Kapolda Jatim Cari Home Base Liga 1 2020, Dijanjikan Dibantu Mencari

Apalagi, menatap lanjutan kompetisi yang direncana awal kick off 1 Oktober, sejumlah tim kontestan Liga 1 dan 2 mengontrak pemain baru.

Khusus Madura United, selain mendatangkan sejumlah pemain lokal, juga mengontrak satu pemain asing, Bruno Lopes, striker asing asal Brasil, eks Persija Jakarta. Ia diplot menggantikan satu pemain asingnya, Emmanuel Oti Essigba (Ghana).

"Harapan saya dua pekan dari sekarang gagal-tidaknya kompetisi sudah ada kepastian," ucap RD.

"Maksudnya, kepastian gak bakal ada penundaan lagi. Kasihan klub yang mempersiapkan kalau nantinya gagal lagi,” pungkasnya. (amn).

Penulis: Khairul Amin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved