Breaking News:

Berita Magetan

Edarkan Sabu, 2 Pria Magetan Dicokok Polisi, Terungkap Sumber Suplai Barang Haram dari Lapas Madiun

Satresnarkoba Polres Magetan, berhasil amankan dua orang budak sabu warga Kelurahan Sukowinangun Kota Magetan.

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/DONI PRASETYO
Satresnarkoba Polres Magetan berhasil menangkap dua tersangka pelaku narkoba. Meski perolehan sabu dari kedua tangan tersangka sangat minim, namun diharapkan ini pintu masuk menangkap bandar dan produsennya. 

TRIBUNMADURA.COM, MAGETAN - Sel Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) bukan lagi tempat menakutkan bagi pejahat narkotika.

Justru di Lapas kelas 1 Madiun, bandar narkoba seperti bisa bebas bertransaksi narkotika jenis sabu dengan leluasa.

"Sesuai keterangan dua pengedar sabu yang kami tangkap, sabu itu diambil dari napi di Lapas kelas 1 Madiun, kemudian diedarkan oleh kedua tersangka di Magetan,"kata Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana didampingi Kasat Resnarkoba AKP Dodik Wibowo kepada TribunMadura.com, Rabu (7/10).

Tiga Ibu Rumah Tangga Edarkan Sabu Demi Kebutuhan Sehari-hari, Berakhir Dibui Polres Bangkalan

Anggaran Pemeliharaan Penerangan Jalan Umum Tahun 2020 di Kabupaten Sampang Capai Ratusan Juta

Trek-Trekan di Jalan Raya Pamekasan-Sumenep, Seorang Pelajar Meninggal Tabrak Mobil Rush dari Depan

Kedua tersangka pengedar yang ditangkap reserse narkoba Polres Magetan, yaitu Dwi Mei Siswanto ditangkap di Halte pertigaan jalan raya depan SMK YKP termasuk Kelurahan/Desa Mojopurno, Kecamatan Ngariboyo, Kabuoaten Magetan, Provinsi Jatim.

Tersangka kedua Kokoh Nurcahyono yang ditangkap dirumahnya Jalan Srikandi, Kelurahan Sukowinangun RT01/RW02, Kecamatan/Kabupaten Magetan, Provinsi Jatim.

"Awalnya kami menangkap tersangka Dwi Mei Siswanto, pemakai yang mengaku membeli narkotika jenis sabu seharga Rp 300 ribu itu disuruh temannya dan tersangka bersedia. Namun tidak dijelaskan, siap temannya yang menyuruh,"jelas AKP Dodik Wibowo.

Dari tersangka satu ini, tambah Kasat Dodik, kemudian dikembangkan sampai ke penjualnya, bernama Kokoh yang ditangkap dirumahnya Jalan Srikandi atas petunjuk Dwi Mei Siswanto.

"Pembeli tersangka satu, menerima paketan sabu dari tersangka dua. Selanjutnya tersangka satu memasukkan sabu yang diterima dari tersangka dua ke tas pinggang kecil millknya,"kata AKP Dodik.

Menurut AKP Dodik, Resnarkoba Polres Magetan selain menangkap kedua tersangka, ada beberapa pelaku peredaran narkoba di wilayah hukum Resor Magetan yang sudah dikantongi identitasnya.

Putri Delina Tak Setuju Sule dan Nathalie Holscher Pacaran: Kayak Anak Kecil Aja, Cepet Nikah Dong

Cewek Kediri Ditangkap Seusai Beberapa Kali Transaksi Narkoba, Polisi Temukan Sabu di Dalam Kamarnya

Warga Tulungagung yang Tewas Seusai Mobil Tabrak Tembok Makam Dikenal Sebagai Duda Tak Neko-neko

"Barang bukti (BB) yang berhasil kami sita dari keduanya, yaitu satu kantong plastik klip berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat 0,25 gram dan satu tas hitam kecil merk eiger, HP komplit dengan SIM Card-nya,"ujar Dodik,

Sementara BB yang disita dari tersangka dua berupa, satu HP, satu kantong plastik klip bening berisi bubuk kristal diduga sabu, berat 0,55 gram, enam lembar katong plastik klip, satu bong, satu korek api, dan satu unit timbangan sepeda elektrik.

"Keduanya kami persangkakan dengan pasal 112 ayat (1) UU No 35 tahun 2009 ttg Narkotika. Ancaman pidana penjara paling singkat empat tahun, paling lama 12 tahun. Pidana denda paling sedikit Rp.800.000.000,- dan paling banyak 8.000.000.000,"kata AKP Dodik.(tyo)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved