Breaking News:

Berita Surabaya

Puncak Demo Buruh Aksi Penolakan UU Cipta Kerja, Polisi Imbau Massa Tak Terprovokasi Penyusup

Para buruh itu dijadwalkan akan menggelar demo serentak untuk menyampaikan aspirasinya menolak UU Cipta Kerja.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/FEBRIANTO RAMADANI
Sejumlah buruh FSPMI melakukan sosialisasi Omnibus Law di Kawasan Rungkut Industri SIER, Surabaya, Selasa (6/10/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Ribuan buruh akan turun ke jalan di Kota Surabaya, Kamis (8/10/2020).

Para buruh itu dijadwalkan akan menggelar demo serentak untuk menyampaikan aspirasinya, 

Tak hanya buruh, rencana aksi demo itu juga akan diikuti kelompok elemen mahasiswa.

Dishub Surabaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Antisipasi Adanya Demo di Sejumlah Titik

Tragedi Berdarah di Ruang TV Rumah, Kepala Pasangan Suami Istri Diterjang Cangkul, Istri Luka Parah

Warga Satu Dusun di Tulungagung Kompak Mengungsi, Takut Ada Tsunami Besar di Pantai Sine

Mereka turun ke jalan untuk menyuarakan penolakan UU Cipta Kerja.

Polisi sudah melakukan antisipasi untuk menghalau massa penyusup seperti kelompok anarcho syndicalism.

Kelompok massa yang identik dengan pakaian berwarna hitam dan masih belia itu akan jadi pantauan polisi selama aksi demonstrasi berlangsung.

"Kami sudah koordinasi dengan korlap, supaya jangan mau disusupi," kata Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo, Kamis (8/10/2020).

"Apabila ada maka akan kita lakukan tindakan hukum terhadap kelompok anarco misalnya," sambung dia.

Hartoyo juga mengimbau agar buruh tak terprovokasi oleh aksi kelompok di luar elemennya.

Bahaya yang Mengintai saat Mengisi Ulang Botol Air Minum Plastik, Perhatikan Jenis Bahan Kimianya

Motif Tersangka Aniaya Suami Istri di Lumajang Pakai Cangkul Didalami Polisi, Ada Dugaan Sementara

"Silakan elemen buruh dan mahasiswa melaksanakan aksi sesuai dengan aturan yang sudah ada, jaga ketertiban dan kondusifitas yang sudah bagus di Kota Surabaya," kata dia.

"Jangan terprovokasi oleh kelompok -kelompok yang akan membuat kegiatan aksi buruh menjadi menyimpang dari tujuan utamanya," imbaunya.

Selain itu, Hartoyo berhatap agar aksi menyampaikan aspirasi tersebut tidak berujung pada tindakan anarkis dan tetap menjaga kondusifitas Kota Surabaya.

"Kita imbau juga supaya menjaga ketertiban dan menghormati hak2 masyarakat yg lain serta tidak anarkis," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved