Breaking News:

Persik Kediri

Manajemen Persik Kediri Bakal Usulkan Kompetisi Liga 1 Satu Putaran karena Pandemi Covid-19

Manajemen Persik Kediri dikabarkan akan melakukan pertemuan dengan PSSI dan PT LIB hari Selasa (13/10/2020) di Yogyakarta.

Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/FARID MUKARROM
Media Officer Persik Kediri Anwar Bahar Basalamah Saat Diwawancarai Setelah Menghadiri Acara Latihan Persik Kediri di Stadion Brawijaya Kediri 

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Manajemen Persik Kediri dikabarkan akan melakukan pertemuan dengan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru hari Selasa (13/10/2020) di Yogyakarta.

pertemuan ini akan membahas kelanjutan kompetisi Liga 1 yang sempat tertunda beberapa kali akibat tidak dikeluarkannya izin oleh kepolisian terkait pandemi Covid-19.

Dalam pembahasan atau meeting tersebut menghadirkan seluruh perwakilan peserta kompetisi Liga 1 dan juga PSSI selaku induk sepakbola tanah air maupun PT LIB selaku operator pertandingan.

Persik Kediri salah satu peserta kompetisi Liga 1 mengaku memiliki beberapa usulan menyangkut kompetisi Liga di Tahun 2020. Hal ini diutarakan oleh Media Officer Persik Kediri Anwar Bahar Basalamah.

Baca juga: Kode Cemburu Lesty Kejora ke Rizky Billar, Larang Kiky Saputri Cium Sang Pesinetron, Ntar Nyaman

Baca juga: 7 Perusuh Demo Tolak UU Cipta Kerja Ditahan, Polres Kediri: Mengumpulkan Batu untuk Lempari Petugas

Baca juga: Bocor Konsep Pernikahan Atta dan Aurel, Undang Subscriber Youtube, Nikita Mirzani: Itu Keren Banget

Bas, sapaan akrab Media Officer ini menyebut, kompetisi dengan satu putaran pun menjadi opsi yang dipilih oleh Persik Kediri mengingat kondisi tanah air tengah dilanda pandemi Covid-19.
Selain itu, opsi penyelenggaran pertandingan dengan tajuk tournamen dirasa cukup tepat.

"Karena yang paling utama harapan kita pertandingan tetap digelar. Hal ini tidak lepas dari kita selaku manajemen yang lebih mengedepankan nasib para pemain yang kita ketahui bersama jika mereka menjagakan hidup dari bermain sepakbola ini," ujarnya.

"Jadi seperti yang menjadi opsi kami, pertandingan tetap digelar namun cukup menggunakan sistem tournamen ataupun bila menggunakan sistem kompetisi cukup dengan satu putaran saja," jelasnya.

Bas juga mengatakan untuk perwakilan Persik Kediri di Yogyakarta dihadiri oleh Hakim Bafaqih selaku CEO dan Syarif Hidayatullah selaku manajer Persik Kediri.

Sementara itu Persik Kediri sudah kembali menggelar latihan usai libur 11 hari pada Senin (12/10/2020).

Namun pada latihan tersebut Pelatih Persik Kediri tidak didampingi oleh pelatih utama Budi Sudarsono. Latihan dipimpin oleh Afiat Asisten Pelatih Persik Kediri.

Baca juga: Pelatih Persebaya Surabaya Berharap Ada Titik Terang di Manajer Meeting Klub Liga 1 2020 Yogyakarta

Baca juga: Pengorbanan Nia Ramadhani untuk Ardi Bakrie Diekspos, Pergi dan Pacaran ke Bali: Pakai Uang Sendiri

Baca juga: Ayu Ting Ting Ungkap Pengakuan Soal Hubungannya dengan Adit Pradana Jayusman: Saya Berhak Bahagia

Menurut Afiat bahwa latihan hari ini hanya fokus untuk pemulihan kondisi fisik pemain pasca libur 11 hari.
"Agenda hari ini kita hanya fokus pemugaran fisik pemain mungkin cukup sampai dua atau tiga hari kedepan," ujar Afiat.

Sejumlah pemain Persik Kediri juga tidak hadir dalam latihan perdana. Menurut Afiat mereka terkendala transportasi dan ada tugas negara.

"Hari ini yang tidak datang ada Antoni, Reksa Maulana, dan Andri Ibo. Mereka semua ada surat ijin sehingga tidak bisa ikuti latihan hari ini," terangnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved