Berita Bojonegoro
Suami, Istri, dan 2 Anaknya Tewas Tersengat Listrik di Sawah, Warga: Bukan karena Jebakan Tikus
Sebanyak empat orang yang merupakan satu keluarga di Desa Tambahrejo, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, Jawa Timur, tewas tersengat aliran listrik.
Penulis: Mohammad Sudarsono | Editor: Elma Gloria Stevani
"Ya jadi korban tidak mengetahui kabel tanpa kulit itu sudah ada di tanah, dilintasi hingga membuat tersetrum nyawanya melayang," terangnya.
Kapolsek Kanor, Iptu Hadi Waluyo menyatakan, kejadian bermula Minggu malam, (11/10/2020) sehabis isya Parno dan Jayadi pamit ke istrinya mengairi tanaman cabai.
Namun, hingga pukul 22.00 WIB keduanya tak kunjung kembali.
Ternyata ayah dan anak ini sudah tersetrum kabel penerangan jalan yang jatuh di tanah, kabel tidak ada kulitnya.
Mengetahui suaminya tak pulang hingga larut malam, Reswati bersama Arifin mendatangi lokasi sawah.
Namun, ibu dan anak yang tidak mengetahuinya kondisi medan itu juga mengalami nasib sama.
Mereka akhirnya ikut meninggal karena tersengat listrik yang terjatuh di tanah.
"Jadi empat orang yang masih satu keluarga ini meninggal di lokasi yang sama, ada luka bakar di dada, kaki dan tangan akibat tersetrum. Kabel ini untuk penerangan dan biasanya bagi warga sekitar juga untuk jebakan tikus, kita minta warga agar tidak sembarangan saat memasang jebakan tikus," pungkas Kapolsek.