Virus Corona di Jember
BREAKING NEWS - Selama Pandemi, PMI Kabupaten Jember Antarkan 109 Jenazah Sesuai Protokol Covid-19
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember hingga saat ini sudah melakukan pengantaran jenazah sesuai protokol kesehatan sebanyak 109 kali.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM, JEMBER - Selama pandemi Covid-19 mewabah, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember hingga saat ini sudah melakukan pengantaran jenazah sesuai protokol kesehatan sebanyak 109 kali, Minggu (25/10/2020).
Berdasarkan data dari PMI Jember, hingga Sabtu (24/10/2020), Tim Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember telah mengantarkan 105 jenazah.
Sementara dalam sehari di hari Minggu (25/10/2020), Tim Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember mengantarkan empat jenazah.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Ponorogo, Satu Pemuda Tewas Tabrak Tiang Listrik saat Naik Motor Menuju Pacitan
Baca juga: Video Viral Belasan Siswi SMA di Bangsal Mojokerto Tawuran Antar Geng, Polisi Lakukan Penyelidikan
Baca juga: Zona Hijau Belum Tentu Aman dari Covid-19, Ahli Epidemilogi Unair; Tidak Perlu Berlibur ke Luar Kota
Baca juga: Pilkada Trenggalek di Tengah Pandemi, KPU Target Angka Kehadiran Pemilih saat Coblosan 70 Persen
Tiga dari empat jenazah yang dimakamkan hari ini, disebutkan terkonfirmasi terpapar Covid-19.
Namun keempat jenazah semuanya dimakamkan dengan tata laksana jenazah infeksius, memakai protokol kesehatan masa pandemi Covid-19.
Keempat jenazah itu diantarkan oleh tim Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember dari tiga rumah sakit.
Dua jenazah diantarkan ke pemakaman di Kecamatan Kaliwates, satu jenazah di Kecamatan Patrang, dan satu jenazah dimakamkan di Kecamatan Ambulu.
Sementara, untuk keseluruhan jenazah yang diantarkan, tidak hanya diantar di wilayah Kabupaten Jember saja, namun juga ke kabupaten tetangga seperti Bondowoso dan Banyuwangi.
Jumlah tersebut terhitung sejak diluncurkannya layanan ambulance jenazah Covid-19 PMI Jember pada 20 april hingga hari ini, Minggu (25/10/2020) sore.
"Seluruh jenazah yang diantarkan memakai protokol kesehatan, tidak semuanya positif Covid-19. Ada juga jenazah yang tercatat sebagai suspek maupun pasien dengan status lainnya," ujar Ketua PMI Jember EA Zaenal Marzuki, Minggu (25/10/2020).
Awal virus corona mewabah di Kabupaten Jember, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember mengambil langkah preventif dengan membentuk tim khusus yang bertugas mengantarkan jenazah.
Terutama jenazah pasien yang terindikasi terpapar Covid-19 dari rumah sakit menuju tempat pemakaman umum (TPU).
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember terus melakukan penyemprotan disinfektan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Baca juga: Duet Arief Rahman dan Saptaning Darmaningrum Terpilih Aklamasi Pimpin AMSI Jatim Periode 2020-2023
Baca juga: Panggilan Sayang Rizky Billar untuk Lesty Kejora Terkuak, Bak Anime Jepang, Intip Momen Akrab Mereka
Baca juga: Libra Intim dengan Pasangan hingga Gemini Bosan, Intip Ramalan Zodiak Cinta Minggu 25 Oktober 2020
Baca juga: Pamit Keluar sampai Larut Malam, Istri Digerebek dengan Duda di Kos, Disaksikan oleh Suami dan Anak
"Tempat keramaian, perkantoran, tempat ibadah, jalan raya bahkan kecamatan yang masuk zona merah, kami lakukan penyemprotan disinfektan," imbuhnya.
Penyemprotan disinfektan juga diikuti dengan program Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) seperti yang dilakukan di tempat pelelangan ikan puger beberapa waktu yang lalu.
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember berharap, tingkat kesadaran masyarakat bisa meningkat dan penderita Covid 19 berkurang.