Breaking News:

Berita Entertainment

Protes Hotman Paris Setelah Dijadikan Meme 'Hotman Medan' Terkait Pemboikotan Produk dari Perancis

Hotman Paris Hutapea keras menolak saran ubah nama jadi Hotman Medan karena aksi boikot Prancis. Sebut asal usul namanya itu peninggalan ibunda.

Instagram/hotmanparisofficial
Hotman Paris Hutapea ternyata ukut terseret dalam masalah kontroversi Presiden Perancis dengan umat Muslim. 

TRIBUNMADURA.COM -  Aksi boikot produk Perancis bergema di berbagai negara usai Presiden Perancis Emmanuel Macron mengeluarkan pernyataan terkait kartun Nabi Muhammad SAW.

Sebagai salah satu negara yang mayoritas penduduknya merupakan umat Islam, Indonesia juga terlihat menunjukan perhatian khusus pada kasus tersebut.

Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea ternyata menjadi salah satu orang yang ikut terseret dalam masalah tersebut.

Baca juga: UPDATE 4 November: Ada 79 Kasus Aktif Covid-19 di Kota Surabaya, Sebagian Besar Orang Tanpa Gejala

Baca juga: Bertambah, Jumlah Kelurahan di Kota Surabaya Nol Kasus Covid-19 Ada 100, Pemkot: Harus Tetap Waspada

Baca juga: Dari Ratusan Penganut Aliran Syiah, 21 di Antaranya Tolak Ikuti Ikrar untuk Kembali ke Ajaran Aswaja

Tidak terlibat secara langsung, tapi nama Hotman Paris serta salah satu fotonya dijadikan meme membahas isu pemboikotan produk-produk dari Perancis.

Hal itu terlihat dari salah satu postingan terbaru Hotman di akun sosial media miliknya. Dalam postingan tersebut, Hotman menunjukkan salah satu meme menggunakan fotonya yang dikaitkan dengan aksi pemboikotan produk dari negara Perancis.

Hotman Paris ternyata tidak terima dengan isi meme tersebut. Pengacara yang pernah menangani kasus Manohara Pinot dengan mantan suaminya itu pun mengajukan protes dan mencari pelaku pembuat meme tersebut.

Aksi Protes Hotman tersebut rupanya sukses mencuri perhatian para netizen. Tapi para netizen ternyata menanggapi postingan Hotman tersebut secara ringan.

Tak sedikit dari para netizen yang meninggalkan komentar dengan kalimat bernada candaan pada postingan tersebut.

Baca juga: Kerennya Foto Lawas Raffi Ahmad saat Rambut Masih Belah Tengah, Suami Nagita Mirip Dimas Ramadhan

Baca juga: Pengakuan Warga Malang Jadi Korban Penipuan Tukang Ojek, Pelaku Bawa Kabur Motor Honda Beat Korban

Baca juga: Akhirnya Sule Jawab Isu Nathalie Holscher Punya Anak dan Pernah Menikah: Nggak Ada Manusia Sempurna

tribunnews
Sepuluh ribu umat Islam di Bangladesh turun ke jalan memprotes Presiden Perancis Emmanuel Macron, yang dianggap menghina Islam. (AFP)

Dilansir dari TribunSolo, Presiden Macron beberapa waktu lalu mengomentari pembunuhan terhadap seorang guru di luar Kota Paris yang menunjukkan kartun Nabi Muhammad pada murid-muridnya di kelas.

Menurut Macron aksi pembunuhan ini merupakan serangan terhadap kebebasan berbicara sehingga pihaknya menyebut akan melawan "separatisme Islam" yang ada.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved