Breaking News:

Arema FC

Dampak Liga 1 2020 Ditunda, Arema FC Alami Defisit Anggaran, Manajemen Janji Tetap Bayar Gaji Pemain

Manajemen Arema FC harus memutar otak untuk mencari solusi bagaimana supaya tetap lancar membayar gaji para pemain dan staf pelatih.

TRIBUNMADURA.COM/DYA AYU
General Manager Arema FC, Ruddy Widodo saat ditemui di Kantor Arema FC, Rabu (29/1/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Dampak penundaan kompetisi Liga 1 2020 sangat dirasakan tim Arema FC.

Kini, manajemen Arema FC harus memutar otak untuk mencari solusi bagaimana supaya tetap lancar membayar gaji para pemain dan staf pelatih di tengah kondisi subsidi yang tak kunjung cair.

"Klub mengalami defisit anggaran yang sangat berat karena subsidi 25 persen itu baru turun sekitar Februari mendatang," kata media officer Arema FC, Sudarmaji, Kamis (5/11/2020).

"Padahal mayoritas klub sudah melakukan perpanjangan kontrak kepada pemain sejak November ini," lanjutnya.

"Kami berharap pembayaran subsidi tetap direalisasikan. Jika dibayarkan Februari itu akan membuat kondisi klub semakin buruk," sambung dia.

Baca juga: Cara Asyik Pemain Asing Persebaya Aryn Williams Isi Waktu Tunda Liga 1: Liburan ke Bali dan Inggris

Baca juga: Sama dengan Persebaya, Madura United Inginkan Liga 1 2020 Dihentikan Total dan Diganti Musim Baru

Baca juga: Arema FC Pastikan Ambil Bagian dalam Turnamen di Jawa Timur, Kumpulkan Pemain pada Akhir November

Baca juga: Kantor Disporapar Kota Malang Ditutup, Ada ASN Positif Covid-19, Fasilitas Olahraga Ikut Ditutup

Seperti diketahui, dalam surat pemberitahun yang beberapa waktu lalu dikirim ke semua klub Liga 1 2020, karena lanjutan kompetisi Liga 1 ditunda sampai Februari 2021 mendatang, PT LIB memastikan ada pemangkasan sebesar 75 persen nilai subsidi bagi klub.

Yang semula klub bisa mendapat subsidi dari PT LIB sebesar Rp 800 juta tiap bulannya, kini hanya mendapat Rp 200 juta.

Tak sampai di situ, selain dipotong 75 persen, klub juga baru bisa mendapat pencairan dana subsidi setelah kompetisi dimulai.

Praktis, kini klub hanya dapat mengandalkan dana dari owner untuk membayar gaji pemain dan tim pelatih.

Meski diakui mengalami defisit anggaran, manajemen Arema FC memastikan tetap akan membayarkan gaji para pemain dan pelatih.

"Kami tetap akan menggaji pemain dan pelatih," kata General Manager Arema FC, Ruddy Widodo.

"Kalau ada yang tanya uangnya dari mana, ya terpaksa pakai uang owner lagi sementara ini, karena subsidi LIB belum cair," lanjut dia.

Penulis: Dya Ayu Wulansari
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved