Breaking News:

Berita Kediri

Rayuan Oknum Guru SD Berujung Penipuan, Bawa Kabur Uang Ratusan Juta dengan Janjikan Lulus PNS

Endang Widarti (57) menjanjikan korbannya menjadi PNS dengan membayarkan sejumlah uang.

yamininaidu.com.au
ilustrasi - rayuan penipuan 

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Tim Reskrim Polsek Pare berhasil menangkap seorang warga Desa Wonoasri, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, bernama Endang Widarti (57).

Endang Widarti ditangkap setelah terlibat tindak pidana penipuan dan penggelapan uang ratusan juta rupiah.

Guru SD itu ditangkap lantaran pernah menjanjikan seorang korban bernama Tri Cahyawati untuk menjadikan sebagai Pegawai Negeri Sipil.

Baca juga: Bayangan Misterius di Rumah Buat Alwan Curiga, Temukan Sosok Tak Terduga di Kamarnya: Saling Pukul

Baca juga: Isyarat Ayah Sebelum Tewas Tergantung di Pohon Mangga, Minta Uang untuk Bekal Temui Tuhan: Pamit

Baca juga: Lumajang Zona Merah Covid-19, Pemkab Buka Peluang Datangkan Alat Uji Tes Swab PCR Virus Corona

Kapolsek Pare, Iptu I Nyoman Sugita melalui Kasi Humas Aipda Peni Indrawati menjelaskan bahwa awalnya pelaku memberikan janji Tri Cahyawati warga Kecamatan Banyakan sebagai PNS.

"Kakak Tri Cahyawati yang bernama Sunarti juga menjadi korban penipuan pada tahun 2016 dan 2017," jelas Aipda Peni Indrawati.

Hingga akhirnya kedua korban pada tahun 2014 menyerahkan uang sebanyak Rp 165 juta kepada pelaku.

Pembayaran selanjutnya dilakukan melalui rekening Bank BRI senilai Rp 45 dan Rp 40 juta.

"Namun setelah korban membayarkan uang tersebut, pelaku tak kunjung menepati janji hingga akhirnya korban laporkan kasus ini ke Polsek Pare," tambahnya.

Mendapat laporan dari korban, pihak kepolisian kemudian melakukan serangkaian penyelidikan.

Tersangka kemudian ditangkap di rumahnya di Dusun Buluampal Desa Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri.

Baca juga: Hasil Autopsi Tubuh Ibu Dua Anak di Tulungagung, Dokter Temukan Banyak Luka di Tubuh dan Wajah

"Kami juga amankan sejumlah barang bukti seperti 2 lembar bukti transfer, 1 buku rekening dan surat tanda terima uang dari pelaku," tuturnya.

Saat ini pelaku diamankan di Mapolsek Pare untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Pelaku juga terancam dengan pasal 378 atau 372 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan.

"Korban menderita kerugian hingga Rp 250 juta rupiah," kata dia.

"Kami juga imbau untuk masyarakat tak mudah percaya dengan seseorang yang menawarkan janji masuk PNS dengan membayar sejumlah uang," pungkasnya.farid mukarrom

Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved