Breaking News:

Berita Sampang

Modus Sembuhkan Pasien, Dukun Cabul Madura Lakukan Asusila ke Gadis Muda, Terancam 7 Tahun Penjara 

Dukun cabul asal Kabupaten Sampang, Madura, itu melakukan pecelehan seksual pada pasiennya.

istimewa
Tersangka yang diduga dukun cabul di Sampang saat ditangkap polisi 

Laporan wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Unit PPA Satreskrim Polres Sampang menetapkan Sarbidin (60) sebagai tersangka kasus pelecehan seksual.

Warga Desa Karang Penang Onjur, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Madura, itu sebelumnya ditangkap setelah diduga mencabuli pasiennya.

Dukun cabul itu melakukan pelecehan seksual kepada gadis berinisial V (19) asal Kecamatan Robatal pada 23 November 2020.

Baca juga: Dukun Cabul Beraksi Hingga Korban Teriak, Modus Sembuhkan Pasien Malah Lakukan Asusila

Baca juga: Kondisi Terbaru Millen Cyrus setelah Ditangkap, Mental Mulai Membaik, Minta Dibawakan Benda ini

Baca juga: Kisah Pilu Siswi SMP Jadi Korban Tindakan Asusila 10 Pria Dewasa, Pelaku Paling Tua Usia 73 Tahun

"Hari ini yang bersangkutan sudah ditetapkan tersangka setelah melalui proses gelar perkara dan ditingkatkan ke penyidikan," Kata Kanit PPA Polres Sampang, Aiptu Sujianto, Kamis (26/11/2020).

Ia menambahkan, tahap selanjutnya yang dilakukan merupakan penahanan kepada tersangka.

"Tersangka disangkakan pasal 290 KUHP tentang pencabulan dengan ancaman hukuman penjara tujuh tahun lamanya," tegasnya.

Dalam proses penangkapannya, Kata Aiptu Sujianto, tersangka diamankan oleh anggota Polsek Karang Penang saat pihak keluarga korban mendatangi rumah Sarbidin lantaran tidak terima atas perlakuan yang dialami oleh korban.

"Jadi pada saat itu anggota Polsek Karang Penang mendatangi rumah korban dan langsung mengamankannya dan doserahkan kepada Polres Sampang," terangnya.

Sebelumnya, Paman Korban menyampaikan, bahwa saat melakukan pengobatan di rumah Sarbidin, V dibuat tidak sadar seolah-olah dihipnotis, bahkan bersama orangtuanya.

"Jadi setelah tiba di tempat tinggalnya baru sadar sehingga, berteriak dan membuat keluarganya terkejut," tuturnya.

Setelah bercerita panjang lebar atas perlakukan Sarbidin, pada malam harinya, Keluarga V bersama sejumlah warga Desa Jelgung mendatangi rumah Sarbidin.

Kemudian pada saat itu pihak kepolisian setempat mengamankan Sarbidin.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved