Breaking News:

Virus Corona di Situbondo

Satu Karyawan Terpapar Covid-19, Seluruh Staf DLH Kabupaten Situbondo Dilakukan Rapid Test

Puluhan ASN staf dilakukan test setelah satu karywan yang bekerja di kantor Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Situbondo terpapar Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/IZI HARTONO
Seorang staf DLH Situbondo saat diambil darahnya untuk dirapit test. 

TRIBUNMADURA.COM, SITUBONDO - Puluhan ASN staf dilakukan rapid test setelah satu karywan yang bekerja di kantor Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Situbondo terpapar Covid-19.

Rapit Test dilakukan di ruang pertemuan kantor DLH, untuk memastikan ada dan tidaknya pegawai yang reaktif terpapar virus corona.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Cholil mengatakan, rapit test dilakukan, karena salah satu staf hasil swabnya positif terpapar Covid-19.

Baca juga: Bayi masih Terdapat Ari-ari Ditemukan Dalam Bungkusan Kardus Bekas, Polisi Telusuri Jejak Orang Tua

Baca juga: Viral Pria Usia 29 Tahun Nikahi Nenek 76 Tahun di Ponorogo, Kisah Cinta Berawal dari Kecocokan

Baca juga: BREAKING NEWS Seorang Pemuda Tergeletak di Jalan Tembaan Surabaya dengan Kondisi Luka Robek di Dada

Baca juga: BREAKING NEWS - Bonceng Tiga Pakai Beat, 3 Orang Tewas Tabrak Truk di Jalan Raya Dumajah Bangkalan

"Waktu staf mau mengikuti ujian dinas, ternyata suhu tubuhnya tinggi. Maka kita swab dan hasilnya positif," kata Kholil kepada sejumlah wartawan.

Menurut Kholil, saat ini stafnya telah dilakukan isolasi mandiri di hotel Sido Muncul Pasir Putih.

"Kita sudah koordinasi dengan Satgas Covid-19 dan Kepala Puskesmas Panarukan serta phak Pasir Putih untuk isolasi mandiri selama 14 hari," jelasnya.

Untuk memastikan perkembangan kondisi kesehatannya, kata Kholil, pihaknya telah meminta stafnya agar selalu mengirim pesan melalui WA terkait keluhan yang dialaminya.

"Saya juga harus memantau perkembangannya dan kita tidak mau terlambat. Sebab jika perlu opname di rumah sakit ya kita opname," kata Kholil.

Selain itu, DLH mengambil langkah untuk mencegah atau memutus penyebaran Covid-19 dengan melakukan rapit test terhadap seluruh staf yang ada di Dinas Lingkungan Hidup.

Baca juga: VAKSIN COVID-19: Pemerintah Kabupaten Magetan Tunggu Arahan dan Suntikan Dana dari Pemerintah Pusat

Baca juga: Hanya Pakai KTP, Berikut Cara Cek Nama Penerima Banpres BLT UMKM BPUM Rp 2,4 Juta di eform.bri.co.id

Baca juga: LINK Info GTK Login di info.gtk.kemdikbud.go.id Cara Cek Penerima BLT Guru Honorer BSU Kemendikbud

Baca juga: Download Lagu MP3 Piye Kabarmu Sayang Safira Inema, Dangdut Koplo Populer, Ada Lirik dan Chord Gitar

"Jumlah ada sekitar 60 orang yang kita rapit test, mudah mudahan hasilnya non reaktif semua. Tapi jika ada yang reaktif, kita lanjutkan untuk diswab," ujarnya.

Kholis menegaskan, terkonfirmsinya staf di DLH ini,  tidak ada hubungannya dengan almarhum bupati Dadang Wigiarto, karena yang bersangkutan tidak pernah kontak langsung dengan bupati.

"Saya belum mengetahui dari mana staf saya tertulari virus itu," pungkasnya. (SURYA/Izi Hartono)

Penulis: Izi Hartono
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved