Breaking News:

Pilkada Tuban

Kasus Covid-19 di Tuban Melonjak, Satgas: Klaster Pilkada Baru Bisa Diketahui Dua Pekan ke Depan

Menurut Jubir Satgas Pencegahan Covid-19 Tuban, Endah Nurul Khomariyati, Minggu (13/12/2020), klaster Pilkada bisa diketahui pada dua pekan ke depan.

freepik.com
Zona hijau belum tentu aman dari penularan virus corona. 

TRIBUNMADURA.COM -  Kemunculan kasus penularan Covid-19 masih membayangi lantaran banyaknya kerumunan selama pencoblosan, Rabu (9/12/2020) lalu.

Untuk itulah, Satgas Pencegahan Covid-19 mewaspadai potensi klaster pilkada ke depannya.

Menurut Jubir Satgas Pencegahan Covid-19 Tuban, Endah Nurul Khomariyati, Minggu (13/12/2020), klaster Pilkada baru bisa diketahui pada dua pekan ke depan.

Baca juga: Pemuda di Desa Pagu Kabupaten Kediri Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumah, Diduga Alami Depresi

Baca juga: Hasil Rekapitulasi Pilkada Sumenep 2020, Paslon Achmad Fauzi-Dewi Khalifah Unggul di 11 Kecamatan

Baca juga: Hasil Pilkada Sumenep, Achmad Fauzi-Dewi Khalifah Menang Telak di Pulau Masalembu dengan 5.854 Suara

Baca juga: Banjir Bandang di Kabupaten Magetan, Fasilitas Umum & Sejumlah Rumah Warga Hancur Diterjang Air Bah

"Klaster Pilkada baru bisa diketahui dua pekan ke depan, belum bisa sekarang," terang Endah.

Sekretaris Dinas Kesehatan itu menjelaskan, jika ada lonjakan kasus maka itu disebabkan masyarakat sudah mulai abai pada protokol kesehatan (prokes).

Seperti tidak pakai masker, cuci tangan maupun jaga jarak. Jadi ini sudah jadi klaster umum.

"Saya tetap mengajak masyarakat menerapkan prokes, demi mencegah penyebaran Covid-19," tambah Endah.

Sementara angka kasus Covid-19 di Tuban melonjak tajam selama beberapa hari terakhir.

Baca juga: Polsek Cerme Tembak Maling Asal Probolinggo, Empat Pelaku adalah Spesialis Kabel Fiber Milik Telkom

Baca juga: Hasil Quick Count Sanusi Unggul di Pilkada 2020, Calon Bupati Malang Susun Program 100 Hari Kerja

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Permukiman Warga di Kabupaten Nganjuk Disemprot Cairan Disinfektan

Baca juga: Kalah di Pilkada Malang 2020, Malang Jejeg Lebarkan Sayap ke Pilwali Malang dan Pilwali Batu

Selama lima hari terakhir ada penambahan kasus cukup tinggi, yaitu Rabu (9/12) terdapat 38 kasus baru, dan Kamis (10/12) bertambah 47 kasus.

Kemudian Jumat (11/12) juga ada penambahan 49 kasus, Sabtu (12/12) muncul 56 kasus, dan Minggu (13/12) juga bertambah 65 kasus. Sehingga kini angka kumulatif mencapai 1144 kasus, rinciannya 688 sembuh, 340 dirawat dan 116 meninggal.

"Sudah tidak ada klaster lagi, sudah umum untuk kasus Covid-19," kata Endah.

 
 

Penulis: Mohammad Sudarsono
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved