Breaking News:

Berita Bondowoso

Rasa Penasaran Menuntun Hanan Mengecek Gumpalan di Sawah, Semula Tak Dihiraukan, Ternyata Benda Kuno

Hanan sempat tak menghiraukan saat dirinya tersandung sebuah gumpalan di sawah. Saat itu, Hanan yang sedang menanam cabai melanjutkan pekerjaannya.

TRIBUNMADURA.COM/DANENDRA KUSUMA
Hanan menunjukkan koin kuno yang ia temukan di sawah, awalnya berupa gumpalan 

TRIBUNMADURA.COM, BONDOWOSO - Hanan sempat tak menghiraukan saat dirinya tersandung sebuah gumpalan di sawah.

Saat itu, Hanan yang sedang menanam cabai melanjutkan pekerjaannya.

Namun, tiba-tiba dirinya penasaran dengan gumpalan yang membuat ia tersandung.

Ternyata gumpalan itu bukan gumpalan yang biasa.

Hanan (40) Warga  Dusun Karang Tengah, Desa Sumbersalam, Kecamatan Tenggarang, Bondowoso menemukan koin kuno bertuliskan huruf Mandarin di tengah sawah miliknya.

Koin kuno yang ditemukan Hanan jumlahnya berkisar ratusan atau bila ditimbang memiliki berat 7 kg.

Baca juga: VIRAL Bumbu Kacang Diludahi oleh Pedagang Siomay Keliling, Aksi Mencurigakan Terekam CCTV

Baca juga: Wanita ini HISTERIS di Lobby Hotel Sambil Gendong Putrinya yang Tewas Dibunuh Suami, Simak Kronologi

Baca juga: Diminta Jadi Pengacara Habib Rizieq, Hotman Paris Ogah Terima: Saya Tidak Bisa karena Terlalu Sibuk

"Saya menemukan koin kuno itu kala menanam cabai, Selasa (15/12) pukul 13.00 WIB," kata Hanan saat ditemui sejumlah wartawan di kediamannya, Kamis (17/12).

Lebih lanjut Hanan menceritakan, koin kuno yang ditemukan mulanya menggumpal serta keras menyerupai batu.

Beberapa gumpalan koin itu berada di permukaan tanah.

Sehingga, membuat Hanan tersandung kala melintas.

"Awalnya, saya menghiraukan dan tetap melanjutkan menanam cabai," paparnya.

Namun, saat kegiatan menanam cabai tuntas, tiba-tiba dia diinggapi rasa penasaran dengan benda yang bikin kakinya tersandung tersebut.

Hanan pun mencoba kembali ke tengah sawah untuk melihat benda itu.

"Setelah saya lihat, benda tersebut justru  berbentuk seperti ring hand traktor pembajak sawah bukan batu," ungkapnya.

Untuk mengetahui secara pasti bentuk benda itu, Hanan lantas mencangkulnya.

Ia berupaya keras mencangkul karena gumpalan begitu keras.

"Saya beberapa kali mencangkul, tetapi tidak berhasil.

Walhasil, saya mengeruk gumpalan dengan linggis dibantu adik," ujarnya.

Setelah berhasil mengeruk, Hanan dibuat terkejut.

Ternyata gumpalan tersebut adalah koin kuno.

"Koin itu berkumpul di satu lokasi tidak terpisah, jumlahnya banyak.

Saya mengeruk tanah juga tidak begitu dalam.

Saat ditemukan, koin itu menggumpal.

Saya pisahkan satu persatu dengan palu," pungkasnya. (nen)

Koin dianalisa

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Bondowoso menindak lanjuti penemuan koin kuno dengan huruf China di Dusun Karang Tengah, Desa Sumbersalam, Kecamatan Tenggarang, Bondowoso.

Pihak Dindikbud mengamati langsung bentuk koin kuno di kediaman sang penemu, Hanan (40).

Kasi Sejarah Dan Kepurbakalaan Dindikbud Bondowoso, Heri Kusdaryanto mengatakan dari hasil pengamatan sementara,  kemungkinan koin kuno itu terbuat dari perunggu.

Sebab, patinasi koin kuno didominasi warna hijau.

"Ukuran koin dan huruf China pada koin juga beragam.

Selain itu, huruf china pada koin hanya ada pada satu sisi saja.

Sisi lainnya polosan," katanya, Kamis (17/12).

Ia melanjutkan, koin kuno itu diduga digunakan sebagai pelengkap upacara, pendirian bangunan dan bekal kubur pada masa Megalit.

"Dugaan sementara uang itu tidak digunakan untuk transaksi.

Namun, butuh penelitian mendalam untuk memastikannya," terangnya.

Usai melakukan pengamatan, Heri berkoordinasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim.

Hasil koordinasi, sampel koin kuno akan dibawa ke BPBC untuk dianalisa.

"Kami juga diminta oleh BPCB Jatim untuk mencari relevansi koin dengan lokasi di sekitar penemuan," pungkasnya. (nen)

Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved