Breaking News:

Berita Malang

Wisatawan yang Datang ke Malang Diwajibkan Rapid Test, Wali Kota Sutiaji Siapkan Surat Edaran

Wisatawan diharuskan menunjukkan hasil rapid test saat datang berlibur ke Kota Malang.

TRIBUNMADURA.COM/Sylvianita Widyawati
Tugu Kota Malang, Selasa (1/9/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Wisatawan diharuskan menunjukkan hasil rapid test saat datang berlibur ke Kota Malang.

Dalam waktu dekat, Wali Kota Malang, Sutiaji bakal membuat Surat Edaran (SE) baru berkaitan dengan aturan bagi wisatawan tersebut.

"Kita pertimbangkan di daerah lain seperti di Bali dan Jogja itu wisatawan sudah harus swab," kata Sutiaji belum lama ini.

"Kami anjurkan tidak menutup kemungkinan kami terapkan. Tapi persyaratan harus rapid antigen," sambung dia.

Baca juga: Gubernur Khofifah Cek Langsung Kondisi Banjir Pamekasan, Bagikan Nasi Bungkus dari Atas Perahu Karet

Baca juga: Cara Mendapatkan Bantuan Sertifikat Tanah Gratis dari Pemerintah, Siapkan Syarat-Syarat Berikut

Baca juga: Gubernur Khofifah Takziah ke Rumah Mahfud MD di Pamekasan, Doakan Amarhumah Khusnul Khotimah

"Kalau antigen itu kan prosentasenya 80 persen mendekati hasilnya swab," ucap dia.

Hal yang dilakukan oleh orang nomor satu di Kota Malang itu setelah melihat lonjakan kasus Covid-19 di Kota Malang yang cukup tinggi.

Sutiaji mengantisipasinya penyebaran Covid-19 dengan mulai mengupdate kembali Surat Edaran yang beberapa kali lalu telah dia keluarkan, yakni menyesuaikan dengan kondisi yang saat ini terjadi di Kota Malang.

"Setelah ini kan mau ada libur panjang. Pasti akan ada gelombang wisatawan yang datang," kata dia.

"Maka kami imbau masyarakat agar waspada. Karena Covid-19 ini malah mengganas. Protokol kesehatan benar-benar harus diterapkan," ucapnya.

Sementara itu, Kabag Humas Pemerintah Kota Malang, M Nur Widianto menyampaikan, SE tersebut saat ini sedang berproses dan akan diterbitkan dalam waktu dekat ini.

SE tersebut akan diberikan kepada pengelola atau manajemen hotel agar nantinya melakukan pemeriksaan kepada tamu ataupun wisatawan hotel.

Baca juga: Terapkan Prokes Ketat, Mahfud MD Jadi Imam Keluarga saat Salat Jenazah Kakak Tertuanya di Pamekasan

Baca juga: Ketua MUI KH Miftachul Akhyar Pastikan Vaksin Covid-19 Sinovac Halal, Tinggal Tunggu Data BPOM

"Dalam rumusan SE itu mengatur kepada wisatawa atau pendatang luar kota yang akan menginap di hotel dan yang sejenisnya diharuskan membawa surat keterangan rapid tes," ucapnya.

SE tersebut kata Wiwid juga akan dijadikan panduan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) bagi tim satgas Covid-19 yang bergerak di perhotelan.

"Maka dari itu hotel dilarang menerima tamu yang tidak menyertakan hasil rapid tes. Nanti secara gamblang akan diterapkan di dalam SE dalam waktu dekat ini," tandasnya.

Penulis: Mohammad Rifky Edgar
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved