Berita Bondowoso
Lokasi Sumur Galian Hasil Mimpi Abdul Ghani, Diprediksi Persinggahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk
Lokasi galian sumur Abdul Ghani hasil mimpi itu, ternyata merupakan sebuah bangunan kuno. pernah dipakai persinggahan raja Majapahit, Hayam Wuruk
Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Aqwamit Torik
"Struktur batu bata merah kuno tersebut diduga memanjang dan membentuk segi empat.
Kemungkinan struktur ini bagian terluar dari bangunan entah itu taman pertirtaan, tempat suci atau permukiman, banyak kemungkinan," katanya kepada TribunMadura.com melalui sambungan telepon, Sabtu (19/12/2020).
Heri menjelaskan, dalam naskah Kitab Negarakertagama, Raja keempat Majapahit, Hayam Wuruk pernah melakukan perjalanan ke ujung timur pulau Jawa.
Pemimpin Majapahit pada 1350-1389 Masehi ini melakukan perjalanan dari Silobango, Jember menuju utara yakni wilayah Dewarame, Dukun, dan Pakembangan.
Kemudian, raja yang membawa Majapahit berada di puncak kejayaan ini memutuskan bermalam di Pakembangan.
"Kemungkinan, wilayah Pakembangan yang dimaksud adalah Desa Alas Sumur. Dalam cerita, jalan yang dilalui Hayam Wuruk datar atau berada di cekungan antara Gunung Argopuro dan Raung," jelasnya.
Karena Hayam Wuruk bermalam, diprediksi terdapat permukiman kuno di Pakembangan.
Dugaan ada permukiman kuno yang terpendam dalam tanah Desa Alas Sumur menguat setelah ditemukan fragmen porselen kalsedon hijau berasal dari Dinasti Yuan antara abad ke 13-14.
Selain itu juga, Fragmen porselen putih berasal dari Dinasti Yuan awal atau Dinasti Song akhir abad 12-13.
Porselen biasanya digunakan untuk hiasan rumah atau peralatan makan.
Fragmen porselen tersebut ditemukan warga Desa Alas Sumur, Abdul Ghani secara bersamaan dengan batu bata merah kuno saat menggali sumur baru di samping kanan rumah.
"Dari beberapa catatan, pada abad 14 atau tahun 1400an Gunung Raung meletus dan diduga megubur daerah Pakembangan. Wilayah tersebut pun hilang," ucapnya.
Peristiwa hilangnya wilayah Pakembangan karena letusan gunung Raung ini, tak pelak mengingatkan tim ekskavasi awal pada tragedi Pompeii, Italia.
Baca juga: Populer, Fakta-Fakta Abdul Ghani yang Temukan Banyak Benda Kuno di Galian Sumur, Dituntun Mimpi
Baca juga: 10 Kebiasaan Buruk Penyebab Baterai HP Cepat Habis dan Boros, Jangan Diulangi Lagi Ya
Kota zaman Romawi Kuno tersebut hancur akibat letusan Gunung Vesuvius sekitar 79 Masehi.
Bangunan beserta warga Pompeii terkubur abu vulkanik Gunung Vesuvius.