Breaking News:

Berita Blitar

Tempat Wisata di Blitar Tutup saat Libur Tahun Baru, Warga Luar Kota Wajib Tunjukan Hasil Rapid Test

sejumlah tempat wisata Kota Blitar ditutup saat libur Tahun Baru untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/SAMSUL HADI
Para pengunjung hendak masuk ke Makam Bung Karno di Kota Blitar, Minggu (15/3/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, BLITAR - Pemkot Blitar melakukan pembatasan aktivitas masyarakat secara ketat saat libur Natal dan Tahun Baru 2021 untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Beberapa pembatasan aktivitas masyarakat tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Blitar yang dikeluarkan pada 18 Desember 2020.

Dalam Surat Edaran Wali Kota Blitar itu menyebutkan bahwa warga luar kota yang berada di Kota Blitar lebih dari tiga hari wajib menunjukkan hasil rapid test antigen, kecuali anak-anak di bawah usia 12 tahun.

Pemkot Blitar juga membatasi kapasitas jemaat yang beribadah di gereja maksimal 50 persen serta mengatur waktu ibadah secara bergantian.

"Pembatasan itu untuk mencegah penyebaran Covid-19 selama libur Natal dan Tahun Baru 2021," kata Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo, Senin (21/12/2020).

Selain itu, kata Hakim, Pemkot Blitar juga akan menutup sejumlah tempat wisata saat libur Tahun Baru.

Sejumlah tempat wisata yang ditutup, yaitu, Taman Kota Kebon Rojo, Makam Bung Karno, Istana Gebang, Water Park Sumber Udel, Agrowisata Blimbing, dan beberapa tempat wisata yang dikelola perseorangan.

Sejumlah tempat wisata itu akan ditutup mulai 1- 4 Januari 2021.

Pemkot juga melarang pelaksanaan perayaan Tahun Baru baik di dalam maupun di luar ruangan.

"Kami melarang kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan saat perayaan Tahun Baru.=," ucap dia.

"Termasuk kami juga melarang pesta kembang api, menyalakan petasan, dan minum minuman keras," katanya.

Dikatakannya, Pemkot Blitar juga meniadakan perayaan malam Tahun Baru.

Pemkot Blitar akan menutup akses menuju Alun-alun saat malam Tahun Baru.

"Kami mengimbau masyarakat untuk berdoa di masing-masing tempat ibadah," katanya.

"Kami juga melakukan pembatasan jam operasional tempat usaha," ujarnya. (sha)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved