Breaking News:

Virus Corona di Blitar

Kasus Covid-19 di Kota Blitar Bertambah 83 Kasus dalam 2 Hari, Pemkot Maksimalkan Rumah Isolasi

Terdapat tambahan kasus baru positif Covid-19 di Kota Blitar sebanyak 83 kasus dalam dua hari terakhir.

TRIBUNMADURA.COM/SAMSUL HADI
Dua tenda darurat milik PBD Kota Blitar didirikan di halaman RSUD Mardi Waluyo, Kota Blitar, Jumat (25/12/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, BLITAR - Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Blitar mengalami lonjakan pada akhir pekan ini.

Dalam dua hari terakhir, terdapat tambahan kasus baru positif Covid-19 di Kota Blitar sebanyak 83 kasus.

Terdapat penambahan kasus baru sebanyak 32 kasus Pada Jumat (25/12/2020).

Lalu pada Sabtu (26/12/2020), ada tambahan 51 kasus baru.

Baca juga: RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar Siapkan Dua Tenda Darurat, Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

Baca juga: Setiap Kepala Desa di Kabupaten Malang Dapat Sepeda Motor Dinas Baru, Pemkab Kucurkan Dana Rp13 M

Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Blitar, Didik Jumianto mengatakan, penambahan sejumlah kasus baru itu merupakan pindahan dari kasus kontak erat dan kasus suspek.

"Rata-rata pindahan dari kasus kontak erat dan temuan kasus suspek dari klaster keluarga," kata Didik, Minggu (27/12/2020).

Dengan penambahan kasus baru itu, sekarang, jumlah komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Blitar mencapai 604 kasus.

Jumlah komulatif pasien sembuh sebanyak 450 orang dan jumlah komulatif pasien meninggal sebanyak 31 orang.

Selebihnya, pasien menjalani isolasi mandiri di rumah, rumah isolasi, dan rumah sakit penyangga.

Sekretaris Daerah Kota Blitar, Rudy Wijonarko mengatakan Pemkot Blitar sudah mengantisipasi lonjakan kasus baru Covid-19 dengan menyiapkan sejumlah tempat isolasi.

Baca juga: Cucu Kaget Temukan Kakeknya Tewas dengan Tubuh Tergantung, Korban Diduga Lakukan Bunuh Diri

Baca juga: Wali Kota Sutiaji Ungkap Ngerinya Kena Covid-19, Jantung Terasa Sakit, Napas Tersenggal-Senggal

Pemkot Blitar menggunakan beberapa Puskesmas dan rumah sakit swasta sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.

Selain itu, Pemkot Blitar juga memaksimalkan ruangan di rumah isolasi dan RSUD Mardi Waluyo untuk penanganan Covid-19.

RSUD Mardi Waluyo juga mendirikan tenda darurat di halaman rumah sakit untuk penanganan kasus Covid-19.

"Rumah isolasi kami maksimalkan untuk tempat isolasi pasien bergejala ringan," ucap dia.

"Sedang Puskesmas Kepanjenkidul kami siapkan untuk tempat isolasi pasien suspek," katanya. (sha)

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved