Breaking News:

Virus Corona di Trenggalek

Hasil Rapid Test Antigen Reaktif, 2 Orang di Perbatasan Trenggalek Diminta Balik dan Isolasi Mandiri

Pemerintah Kabupaten Trenggalek bersama tim gabungan rutin menggelar screening di dua perbatasan secara acak sejak 24 Desember 2020.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/AFLAHUL ABIDIN
Seorang warga mengikuti rapid test antigen setelah terjaring razia acak di perbatasan Trenggalek-Tulungagung. Rapid test antigen dilaksanakan di Puskesmas. 

TRIBUNMADURA.COM, TRENGGALEK - Pemerintah Kabupaten Trenggalek bersama tim gabungan rutin menggelar screening di dua perbatasan secara acak sejak 24 Desember 2020. 

Mereka yang terjaring dalam razia tersebut wajib menjalani rapid test antigen di dua Puskesmas.

Pertama, Puskesmas Baruharjo di Kecamatan Durenan yang merupakan perbatasan Trenggalek Tulungagung.

Satu lagi, Puskesmas Pucanganak di Kecamatan Tugu yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Ponorogo.

Baca juga: Alfamart Waru Sidoarjo Ditutup Paksa Petugas, Ketahuan Langgar Jam Malam saat Malam Tahun Baru 2021

Baca juga: Kapolres: Jam Malam Tak Hanya di Kabupaten Malang dan Kota Malang, Bisa Diterapkan di Jawa Timur

Baca juga: Masuk Tahun 2021, Polsek Proppo Pamekasan Larang Bengkel Pasang Knalpot Brong dan Ganti Ban Kecil

Baca juga: Langganan Banjir, Warga di Jalan Raya Provinsi Berharap Pemkab Sampang Beri Solusi Permanen

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, hingga Kamis (31/12/2020), ada sekitar 800 orang yang terjaring razia dan menjalani rapid test antigen.

Dari jumlah itu, mayoritas hasil tes cepat menunjukkan nonreaktif.

“Yang reaktif tak sampai 1 persen. Hanya ada dua orang. Dan kami minta untuk kembali ke daerah asal dan kami imbau untuk melakukan isolasi mandiri,” kata Bupati muda yang akrab disapa Mas Ipin itu, Jumat (1/1/2021).

Tim gabungan sebenarnya memberikan dua opsi kepada warga yang terjaring razia dan hasil rapid test antigennya reaktif.

Pertama, kembali ke daerah asal. Kedua, menjalani isolasi mandiri di Asrama Covid (Ascov) untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Baca juga: 4 Shio yang Diramal Memiliki Karier dan Keberuntungan Besar di Tahun 2021, Apakah Shiomu Termasuk?

Baca juga: 50 Ucapan Selamat Tahun Baru 2021 yang Bisa Dibagikan ke Keluarga dan Teman di FB, Twitter, WA, IG

Baca juga: Tutup Tahun 2020 dengan Kegiatan Positif, Owner Batik Kade Pamekasan Santuni Puluhan Anak Yatim

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Sabtu 2 Januari 2021: Cancer Beruntung di Awal Tahun, Virgo Meraih Kesuksesan

Nah, kedua warga yang hasil rapid test antigennya reaktif itu memilih opsi pertama.

Mas Ipin mengatakan, screening di perbatasan ini masih akan berlangsung hingga 4 Januari 2021.

Ini adalah langkah pemerintah setempat untuk meminimalisir risiko penularan Covid-19 selama libur tahun baru.

Setidaknya, kata Mas Ipin, pemkab telah menyiagakan sekitar 5.000 alat rapid test antigen selama masa screening.

Screening ini juga untuk menentukan langkah lanjutan untuk menentukan kebijakan dalam menangani wabah saat ini.

“Kita lihat dulu, apabila persentase dari sampling banyak yang reaktif, akan kami gencarkan rapid test antigen,” pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved