Virus Corona di Jawa Timur
Tentukan Jatah Dosis, Pemprov Jatim Data SDM Kesehatan yang Penuhi Syarat Terima Imunisasi Covid-19
Sebanyak 77.760 dosis vaksin Covid-19 hingga kini masih disimpan di ruang dingin milik Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.
Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Sebanyak 77.760 dosis vaksin Covid-19 hingga kini masih disimpan di ruang dingin milik Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.
Vaksin tersebut masih akan terus disimpan hingga tiba saatnya izin dari pemerintah dan BPOM terkait Emergency Use Authorization diterbitkan.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Herlin Ferliana mengatakan, saat ini jatah atau kuota vaksin di setiap kabupaten kota di Jatim yang akan diimunisasi vaksin masih terus diinventarisir.
Data itu tengah dikumpulkan dari SDM kesehatan yang memenuhi syarat untuk divaksin.
"Untuk tahap pertama ini yang akan diimunisasi adalah SDM kesehatan yang bekerja di fasilitas kesehatan dan Dinkes. Di Jatim data per tanggal 3 Januari 2021 pukul 23.59 adalah 196.459 orang. Data itu diisi oleh faskes dalam Sistem Informasi SDM Kesehatan," kata Herlin saat dikonfirmasi Surya, Selasa (5/1/2020).
Nantinya, vaksin yang akan dikirim adalah jumlah yang sesuai data yang masuk dan terverifikasi oleh sistem. Sistem tersebut juga yang menentukan dan menyortir apakah yang bersangkutan memenuhi syarat atau tidak untuk diimunisasi.
"Karena data tersebut secara otomatis masuk juga dalam P Care BPJS. Sehingga, sejak kemarin ada yang sudah terima sms pemberitahuan imunisasi, ada yang belum," kata Herlin Ferliana.
Secara sistem, alur pendataan bagi sasaran vaksin adalah, sistem data vaksinvaksinasi diperoleh secara top down melalui Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Covid-19.
Kemudian, sasaran vaksinasi akan menerima SMS blast, dan dikonfirmasi atau registrasi ulang sasaran. Termasuk memilih tempat dan jadwal layanan. Kemudian mereka akan mendapatkan tiket elektronik yang telah terverifikasi.
"Karena data baru ditutup tadi malam, Sehingga sampai sekarang belum diketahui berapa yang memenuhi syarat imunisasi. Jadi belum bisa dipastikan berapa sasaran yang bisa diimunisasi per kabupaten kota," tegas Herlin.