Breaking News:

Jenazah Fadly Satrianto Tiba di Surabaya

Jenazah Fadly Satrianto Co-Pilot Sriwijaya Air Dimakamkan di TPU Keputih, Tangis Keluarga Pecah

Jenazah korban Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh Fadly Satrianto langsung dimakamkan.

TRIBUNMADURA.COM/SYAMSUL ARIFIN
Pemakaman korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Fadly Satrianto di TPU Keputih, Surabaya, Jumat (15/1/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Sejumlah keluarga, kerabat, hingga teman kerja Fadly Satrianto berdatangan ke rumah korban Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh, Jumat (15/1/2021).

Mereka datang untuk memberi penghormatan terakhir kepada jenazah Co-Pilot Sriwijaya Air SJ 182 itu.

Tak pelak, tangis haru menyelimuti kepergian almarhum Fadli Satrianto ke peristirahatan terakhir.

Jenazah Fadly Satrianto sendiri dimakamkan di TPU Keputih Blok AA, Surabaya.

Baca juga: BREAKING NEWS - Jenazah Co-Pilot Sriwijaya Air SJ 182 Fadly Satrianto Tiba di Rumah Duka Surabaya

Baca juga: Kedatangan Jenazah Fadly Satrianto di Rumah Duka Diwarnai Tangis Haru, Orangtua Peluk Foto Korban

Baca juga: Tak Beroperasi 9 Bulan, Ini Riwayat Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Sebelum Jatuh, Berusia 26 Tahun

Di sana, sejumlah peziarah pun turut larut dalam kesedihan.

Usai pembacaan doa, ibu dan ayah dari Fadly pun tak kuasa menahan tangis.

Tangis pun pecah saat peti jenazah Fadly Satrianto dimasukkan ke kuburan.

"Saya berterima kasih kepada pemerintah dan kepolisian dan pihak terkait Basarnas, TNI AL," kata Ayah Fadly, Zumarzen Marzuki.

"Tiap hari sebanyak-banyaknya yang selalu memberi perhatian," sambung dia.

Baca juga: Wilayah PPKM di Jawa Timur Diperluas, Ada 15 Daerah yang Terapkan Pembatasan, Ini Kata Gubernur

Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER: Dana Bansos di Pamekasan Dipotong hingga Kasus Penganiayaan PNS Sumenep

"Tidak kalah penting saat proses perjalanan almarhum Fadli dari masjid sampai pemakaman berjalan lancar," ujarnya.

Ia berharap, semua korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air dapat teridentifikasi. Sehingga keluarga korban yang belum ditemukan segera dapat ditemukan.

"Mulai sejak tadi malam keluarga kami sudah melakukan yasinan hingga tujuh hari ke depan," terangnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved