Breaking News:

Berita Pamekasan

Rapat Paripurna Pemberhentian Wakil Bupati Pamekasan Rajae Belum Dilakukan, DPRD Ungkap Penyebabnya

Rapat paripurna pemberhentian Wakil Bupati Pamekasan Rajae belum dilakukan. Ini penyebabnya.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Wakil Bupati Pamekasan, Rajae. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - DPRD Pamekasan, Madura, belum menjadwalkan rapat paripurna pemberhentian Wakil Bupati Pamekasan, Rajae.

Hal itu lantaran terdapat staf pendamping Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Pamekasan yang masih melakuka penyembuhan setelah dinyatakan positif Covid-19.

Ketua DPRD Pamekasan, Fathorrahman menjelaskan, staf tersebut sedang dikarantina selama 15 hari untuk menjalani isolasi mandiri.

"Ada tiga staf DPRD Pamekasan yang positif Covid-19 saat kami mengadakan tes swab, satu di antaranya adalah staf pendamping Bamus," kata Fathorrahman kepada TribunMadura.com, Jumat (15/1/2021).

Baca juga: DPRD Minta 9 Jabatan Eselon II Pemkab Sumenep yang Masih Kosong Segera Diisi, Ini Pertimbangannya

Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER: Hasil Swab Test Bupati Bangkalan hingga Jadwal Vaksinasi Covid di Sumenep

Baca juga: Cara Mendapat BLT untuk Pelajar SD hingga SMA, Besaran Bantuan Rp 900.000 - Rp 2 Juta, Cek di Sini

Ia mengaku, masih menunggu kesembuhan staf pendamping Bamus DPRD Pamekasan hingga pulih kembali.

Nantinya, bila staf pendamping Bamus DPRD Pamekasan itu sudah dinyatakan sembuh, pihaknya langsung akan menjadwalkan rapat paripurna pemberhentian Wabup Rajae.

"Misal sewaktu karantina selama 15 hari ini tidak ada keluhan lagi dan oleh Dokter dinyatakan non reaktif Covid-19, maka kita akan menjadwalkan untuk menggelar rapat paripurna pemberhentian Wabup Rajae," ujarnya.

Namun, Ketua DPRD Pamekasan yang akrab disapa Fathor ini memastikan bahwa saat ini pihaknya bersama Sekretaris DPRD setempat sedang menyiapkan konsep perihal persiapan digelarnya rapat paripurna untuk memberhentikan jabatan Wabup Rajae.

Kata dia, perihal konsep pemberhentian dan penerimaan usulan pengganti Wabup Rajae sudah disiapkan.

"Sementara ini staf pendamping Bamus DPRD masih belum menjadwal pemberhentian Wabup Rajae, yang tahu persisnya itu adalah staf pendamping Bamus yang saat ini reaktif Covid-19," tutupnya.

Baca juga: FAKTA-FAKTA Wakil Bupati Pamekasan Meninggal, Kabar Negatif Covid-19 hingga Penyebab Rajae Wafat

Baca juga: MUI Bangkalan Segaris dengan MUI Jatim soal Penunjukan Calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo

Sekadar informasi, digantinya posisi jabatan Wabup Rajae karena meninggal dunia di RSUD Soetomo Surabaya, pada Kamis (31/12/2020) lalu.

Saat ini, wafatnya almarhum Rajae sudah mencapai 17 hari.

Rajae sudah dikebumikan di Dusun Kabeen Dejeh, Desa Bujur Barat, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, Madura.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved