Breaking News:

Virus Corona di Malang

Kabupaten Malang Dapat 8 Ribu Dosis Vaksin, Begini Peruntukan Vaksinasi Covid-19

Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat menyebut sebagian besar warga telah menyatakan kesiapannya dilakukan vaksinasi Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, Senin (18/1/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat menyebut sebagian besar warga di wilayahnya telah menyatakan kesiapannya untuk dilakukan vaksinasi Covid-19.

"Respon sejauh ini positif di masyarakat (tentang vaksinasi Covid-19). Banyak viral itu yang bilang saya siap, saya siap seperti itu," ujar Wahyu ketika dikonfirmasi pada Senin (18/1/2021).

Wahyu lebih suka melakukan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat mengenai vaksin Covid-19. Menurutnya, penjelasan yang jelas dapat menarik minat masyarakat untuk bersedia divaksinasi.

"Ya kami kasih pemahaman kepada mereka," ujar Wahyu Hidayat.

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Terbaru Selasa 19 Januari 2021, Aries Romantis, Gemini Ada Rahasia di Masa Lalu

Baca juga: Ramalan Zodiak Selasa 19 Januari 2021, Aquarius Memasang Wajah Pemberani, Capricorn Melawan Pesaing

Baca juga: Download MP3 Kumpulan Lagu Ratna Antika Dangdut Koplo 2019, Ra Kuwat Mbok hingga Rumangsamu Penak

Baca juga: Download MP3 DJ Anjing Banget Full Bass, Lagu DJ Remix Paling Enak, Viral TikTok 2021, Ada Liriknya

Di sisi lain, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang menerangkan jika pihaknya hanya mendapat 8 ribu dosis vaksin.

"Berdasarkan informasi yang masuk kita hanya dapat 8 ribu dosis sekian. Jadi kami akan mencoba berkoordinasi kembali dengan Dinas Kesehatan Provinsi terkait ketersediaan vaksin," tutur Arbani.

Pria yang mengawali karir sebagai dokter gigi ini menuturkan, Dinkes Kabupaten Malang akan menyeleksi kembali tenaga kesehatan yang membutuhkan vaksin sesegera mungkin.

"Kalau hanya tersedia 8 ribu maka akan kami prioritaskan Nakes mana yang harus didahulukan. Dan Nakes yang mendapatkan vaksin nanti datanya masuk dalam BPJS," ungkap Arbani.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved