Breaking News:

Virus Corona di Trenggalek

Pedagang Pasar Bendo Trenggalek Meninggal Akibat Covid-19, Puluhan Pedagang Lain Jalani Rapid Test

Pedagang Pasar Bendo Kabupaten Trenggalek meninggal dunia setelah positif terpapar Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/AFLAHUL ABIDIN
Petugas melakukan rapid test antibody di Pasar Bendo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, Selasa (19/1/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, TRENGGALEK - Pemerintah Kabupaten Trenggalek menggelar rapid test antibody di halaman Pasar Bendo, Kecamatan Pogalan, Selasa (19/1/2021).

Rapid test itu digelar menindaklanjuti temuan seorang pedagang Pasar Bendo meninggal dunia setelah positif terpapar Covid-19.

Satu persatu pedagang Pasar Bendo diperiksa dan dites oleh sekitar 10 petugas dari Puskesmas Pogalan yang mengenakan Alat Pelindung Diri (APD). 

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Trenggalek, Agoes Setiono menjelaskan, ada seratusan pedagang di Pasar Bendo yang mestinya menjalani rapid test.

Baca juga: Detik-Detik Rumah di Malang Longsor, Tetangga Rasakan Getaran Tanah, 1 Korban Hilang Terbawa Arus

Baca juga: Nasib Kelanjutan Subsidi Gaji Karyawan 2021 BLT Rp 600 Ribu Perbulan, Ini Kata Menaker Ida Fauziyah

Baca juga: VIRAL WNA Kriten Gray Ajak Turis Asing Pindah ke Bali saat Pandemi, Kemenkumham Lacak Keberadaannya

Namun, kata dia, yang ikut rapid test hanya sekitar 54 orang pedagang Pasar Bendo.

"Banyak yang lapaknya tutup. Mungkin mereka mengantisipasi karena ada yang positif sehingga mereka tidak jualan," ucap dia.

"Atau jualan sebentar terus tutup. Mungkin juga karena takut di-rapid," kata Agoes.

Hasil rapid test antibody menunjukkan, lima orang reaktif.

Mereka yang reaktif akan diperiksa lebih lanjut untuk menjalani swab test.

Agoes mengaku, masih akan mendiskusikan dengan pihak-pihak terkait tentang sedikitnya pedagang yang ikut dalam rapid test.

Pemerintah, lanjut dia, juga belum memutuskan untuk menutup pasar setelah satu pedagangnya terpapar virus corona.

Baca juga: Istri Curiga Suami Tak Kunjung Pulang ke Rumah, Kaget Temukan sang Suami Sudah Tak Bernyawa di Sawah

Baca juga: Tragedi Pilu Pengantin Baru Sebulan Nikah, Istri Berlinang Air Mata, Suami Menghilang Terbawa Arus

"Sementara masih dibuka. Apakah nanti akan kami tutup, menunggu perkembangan dari Pak Bupati dan Forkopimda," tutur Agoes.

Nantinya, pemeriksaan rapid test serupa juga akan digelar di pasar-pasar lain.

Sebelum Pasar Bendo, rapid test antibody juga dilaksanakan di Pasar Basah Trenggalek.

Ia mengatakan, temuan kasus Covid-19 di pasar tradisional baru ada di Pasar Bendo.

Ia berharap, tak ada kasus baru di pasar-pasar lain.

"Mudah-mudahan hanya di sini saja. Agar pasar tetap buka, perdagangan dan perekonomian tetap berjalan," ungkap dia. (fla)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved