Breaking News:

Madura United

Wacana Kompetisi Liga 1 Tanpa Degradasi, Rahmad Darmawan Beraksi, Disebut Berpotensi Kurang Pas

Wacana kompetisi tanpa degradasi muncul berdasarkan usulan beberapa klub kontestan Liga 1 dalam virtual meeting dengan PT LIB.

TRIBUNMADURA.COM/SUGIHARTO
Rahmad Darmawan saat memberikan arahan pada pemainnya pada laga Madura United Vs Persiraja Banda Aceh di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Senin (9/3/2020). 

Reporter: Khairul Amin | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Mantan Manajer Madura United, Rahmad Darmawan angkat bicara soal wacana kompetisi musim ini tanpa degradasi.

Wacana itu muncul berdasarkan usulan beberapa klub kontestan Liga 1 dalam virtual meeting dengan PT LIB, Jumat (15/1/2021) lalu.

Klub yang mengusulkan musim ini tanpa degradasi saat virtual meeting itu adalah PSM Makassar, didukung oleh Barito Putera, PS Sleman, Persita Tangerang, dan Persik Kediri.

Rahmad Darmawan menilai, usulan itu bisa saja benar, namun juga berpotensi kurang pas.

Baca juga: Konsisten, Madura United Tetap Inginkan Kompetisi Liga 1 2020 Dihentikan Tanpa Status Juara

Baca juga: TERBARU, Info Bursa Transfer Pemain Liga Inggris 2021, Chelsea Liverpool Manchester United Arsenal

"Sekarang kita harus melihat dulu seperti apa nantinya kompetisi ini digelar," tutur Rahmad Darmawan pada Surya ( grup TribunMadura.com ), Selasa (19/1/2021).

Format kompetisi, disebut mantan pelatih timnas U-23 itu, sangat penting terhadap status dengan atau tanpa degradasi.

"Mungkin contoh, misal nantinya kompetisi hanya digelar di pulau Jawa, jika demikian, menurut saya itu (tanpa degradasi) masih bisa dipertimbangkan," paparnya.

Dengan hanya bermain di Pulau Jawa, tidak semua klub mendapat kesempatan sama menjadi tuan rumah atau bermain di kandangnya sendiri, terutama bagi klub asal luar Pulau Jawa.

"Misal contoh, klub asal Papua, Aceh, terus tim Kalimantan dan Sumatra itu gak bisa main di kandangnya, diberlakukan sistem degradasi, kan gak fair menurut saya," jelas pelatih 53 tahun tersebut.

Untuk itu, dikatakan RD, lebih penting sebelum akhirnya menentukan apakah kompetisi musim ini dengan atau tanpa degradasi, harus lebih dulu memutuskan format kompetisi yang akan diberlakukan.

"Jadi ada nilai-nilai tertentu, pertimbangan-pertimbangan tertentu yang mungkin bisa kita bicarakan dan diskusikan, wong namanya sepak bola," ucap RD menegaskan.

"Yang nomor satu sebetulnya ya kita tetap bisa menggelar kompetisi ini dengan kondisi yang saat ini terjadi, itu sudah sebuah prestasi," pungkasnya. (amn).

Penulis: Khairul Amin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved