Breaking News:

Berita Tuban

Aturan PPKM di Tuban, Warung dan Kafe Tutup Pukul 21.00 WIB, Boleh Layani Take Away bagi Pelanggan

Warung dan kafe dibatasi buka hingga pukul 21.00 WIB selama Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Tuban.

ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
ilustrasi - Razia protokol kesehatan di kafe 

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Operasi yustisi terus dilakukan Tim Satgas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Tuban di sejumlah warung, Minggu (31/1/2021), malam.

Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) yang kini diterapkan Pemkab Tuban membuat petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dishub gencar turun ke lapangan.

Dandim 0811 Tuban, Letkol Inf Viliala Romadhon mengatakan, pihaknya tak bosan mengingatkan agar masyarakat tetap memakai masker dan menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER: Video Buaya Makan Manusia hingga Warga Bangkalan Ancam Tutup Perumahan

Baca juga: Tiga Kecamatan di Bangkalan Tinggalkan Zona Merah Covid-19, Operasi Prokes Makin Agresif Digelar

Baca juga: Kendaraan yang Keluar Masuk Surabaya Diberi Label, Sopir Diberi Name Tag, Mobil Dipasang Stiker

Pada penerapan PPKM di Tuban, warung ataupun kafe dibatasi buka hingga pukul 21.00 WIB

Aturan itu bertujuan agar pengunjung agar segera pulang.

Namun, apabila warung dan kafe masih buka, maka pesanan dibolehkan untuk dibungkus dibawa pulang.

"Aturannya warung atau kafe jam 9 malam tutup saat PPKM, tapi masih dibolehkan buka dengan pola pesanan dibungkus dibawa pulang," ujar Dandim kepada wartawan.

Perwira dua melati di pundak itu menjelaskan, saat ini tingkat kesadaran masyarakat memakai masker sudah tinggi.

Baca juga: Melaju dengan Kecepatan Tinggi, Mobil Grandmax Dihentikan Polisi, Pengemudi Mengundang Kecurigaan

Baca juga: Daftar Wilayah di Kota Blitar yang Alami Pohon Tumbang Akibat Hujan Deras Disertai Angin Kencang

Kini yang menjadi atensi adalah kecamatan ujung atau di pinggiran, berikutnya akan dilakukan ops yustisi secara rutin berkala seminggu depan.

"Perintah panglima satu minggu ke depan harus ada penurunan angka kasus yang signifikan," pungkasnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Kabupaten Tuban, Heri Muharwanto menyatakan, dalam penegakkan PPKM ini ada sekitar 40 orang yang terjaring tidak menggunakan masker.

Dari jumlah tersebut, identitas KTP nya di sita untuk diproses secara administrasi.

"Untuk KTP kita sita selanjutnya diambil oleh pemiliknya di kantor Satpol PP," beber Heri.(nok)

Penulis: Mohammad Sudarsono
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved