Rabu, 8 April 2026

Pamit Terakhir Gadis yang Mayatnya Ditemukan Tertancap Bambu, Buru-buru Datangi Pacar, Keluarga Pilu

Korban diketahui bernama Weni Tania (21), asal Kampung Ciloa Tengah, Desa Sindangratu,  Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut.

Penulis: Ani Susanti | Editor: Aqwamit Torik
Tribunnews
Pilu gadis muda ditemukan tewas. Mayatnya tertancap bambu. Pamit terakhir temui pacar. 

TRIBUNMADURA.COM - Kasus penemuan mayat gadis tertancap bambu tengah menjadi sorotan.

Kronologi penemuan mayat gadis tertancap bambu hingga pengakuan keluarga terkuak.

Pamit terakhir korban sebelum ditemukan meninggal 3 hari kemudian juga terungkap.

Korban diketahui bernama Weni Tania (21), asal Kampung Ciloa Tengah, Desa Sindangratu,  Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut.

Ia ditemukan sudah menjadi mayat di sungai kecil belakang PT Japfa di Garut (5/2/2021).

Bambu menancap di tubuhnya.

Diperkirakan Weni itu sudah meninggal sejak tiga hari sebelumnya.

"Kejadiannya tadi pagi sekitar jam 09.00-an, mayatnya ditemukan di sungai kecil di belakang Pabrik PT Japfa," kata Fahmy Fadhil (27) warga Tegalpanjang kepada TribunJabar ( grup TribunMadura.com ) melalui sambungan telepon. 

Jeda 1 Detik dari Jawaban Pilot Afwan, Pesawat SJ182 Mendadak Belok Kiri & Jatuh, Terkuak soal Cuaca

Dia mengatakan, mayat tersebut memakai kaus berwarna kuning dan celana jeans biru.

Kapolsek Wanaraja, Kompol Oon Suhendar membenarkan hal tersebut.

“Umur belum diketahui dan mayat tersebut dalam keadaan tengkurap dan sudah membengkak, mengeluarkan bau busuk. Diperkirakan, mayat tersebut sudah tiga hari berada di tempat tersebut,” ujar Oon Suhendar.

"Di lubang anus tertancap sebilah bambu yang berukuran kurang lebih 60 sentimeter," ucapnya.

Mayat kini sudah dievakuasi.

"Kita meluncur ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan selanjutnya dilakukan olah TKP,” katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved