Breaking News:

Berita Malang

Aturan Penting PPKM Mikro di Kota Malang, Sutiaji Pastikan Tak Ada Penyekatan dan Penutupan Jalan

Aturan penerapan PPKM mikro di Kota Malang. Wali Kota Sutiaji telah menginstruksikan hal ini.

TRIBUNMADURA.COM/M RIFKY EDGAR
Wali Kota Malang, Sutiaji 

Reporter: Rifky Edgar  | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Kota Malang menjadi satu di antara sejumlah daerah di Jawa Timur yang akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

Penerapan PPKM mikro di Kota Malang dilakukan sebagai lanjutan dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat sebelumnya.

Wali Kota Malang, Sutiaji telah menginstruksikan bahwa tidak ada penyekatan maupun penutupan jalan selama penerapan PPKM mikro di Kota Malang.

Gubernur Khofifah Dorong Penyuntikan Vaksin Covid-19 Dosis Kedua di Bangkalan Dilakukan Pekan ini

Simak Lokasi Pembagian Masker Gratis di Pamekasan oleh TNI-Polri dan Pemkab selama 10 Hari ke Depan

Fakta Kasus Dugaan Bayi Tertukar di Sumenep, Polisi Ungkap Hasil Tes DNA, Hal Aneh Diungkap Orangtua

Hal tersebut dirasa oleh Sutiaji malah menimbulkan ketakutan berlebihan kepada masyarakat apabila penutupan jalan sampai terjadi.

"Tidak usah ada penutupan jalan seperti PSBB kemarin,"

"Malah nanti ada ketakutan yang berlebihan. Cukup nanti kami sosialisasikan saja kepada masyarakat," ucapnya, Senin (8/1).

Adanya PPKM mikro ini ialah menindaklanjuti Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 3 Tahun 2021.

Sutiaji nantinya akan menguatkan kembali kampung tangguh di masing-masing kelurahan dan mengaktifkan kembali posko penanganan Covid-19 di kantor kelurahan.

"Teknisnya nanti akan kami buatkan Surat Edaran Wali Kota," kata dia.

"Yang penting itu nanti masyarakat hidup sewajarnya saja dengan tetap menerapkan penuh protokol kesehatan 6M," ucapnya.

40 Anggota Polres Sampang Berpestasi Dapat Penghargaan dari Kapolres Abdul Hafidz, Ini Daftarnya

Orang nomor satu di Kota Malang itu juga mengatakan, sebenarnya apa yang dimaksud oleh PPKM Mikro ini telah diterapkan sejak awal oleh Kota Malang.

Penerapan tersebut seperti yang dilakukan di Kelurahan Bunulrejo dan Mergosono dengan melakukan PSBB lokal, serta penerapan Kampung Tanggung di masing-masing kelurahan.

"Yang memulai se-Indonesia justru dari Kota Malang. Jadi lucu saja kalau Malang masuk lagi, padahal bagi kami PPKM Mikro itu sudah sejak dulu," tandasnya.

Penulis: Mohammad Rifky Edgar
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved