Breaking News:

Berita Tulungagung

Perubahan Jam Malam di Tulungagung, Kini Mundur 1 Jam, Bupati Maryoto Birowo Berlakukan PPKM Mikro

Perubahan jam malam di Kabupaten Tulungagung dari semula pukul 20.00 WIB menjadi 21.00 WIB.

TRIBUNMADURA.COM/DAVID YOHANES
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo. 

Posko ini yang akan merespon setiap kejadian Covid-19 berbasis RT, sesuai ketentuan PPKM mikro.

Sebuah RT akan ditetapkan menjadi zona kuning, jika ada 1-5 rumah yang terdapat kasus terkonfirmasi Covid-19.

"Jadi perhitungannya berbasis rumah. Bukan per individu. Perhitungan melipui kejadian dalam tujuh hari terakhir," tutur Maryoto.

Biodata Na In Woo, Pemeran Kim Byung In Drama Korea Mr Queen, Artis Pertama Cube Entertainment

Insiden Pembacokan di Taman Wiyata Bahari Sampang, Polisi Kantongi Ciri Pelaku, Ini Kronologinya

Sedangkan jika ada 6-10 rumah terjadi kasus terkonfirmasi maka akan ditetapkan menjadi zona oranye.

Sedangan di atas 10 rumah terjadi kasus Covid-19, akan diberlakukan zona merah.

Namun jika kasus ini meliputi dua RT, maka RW yang akan ditetapkan dalam zona.

"Misalnya kasusnya meliputi dua RW berbeda, maka yang ditetapkan zona adalah dusunnya," papar Maryoto.

Untuk zona kuning, kebijakan yang dijalankan adalah melakukan pelacakan kontak erat dan isolasi mandiri pasien.

Zona oranye sama degan zona kuning, namun ditambah menutup tempat ibadah dan tempat bermain anak.

Sedangkan zona merah, kebijakan zona oranye ditambah larangan berkumpul di atas 33 orang.

"Selain itu dilakukan pembatasan wilayah. Aktivitas warga maksimal pukul 20.00 WIB, setelah itu ditutup," tegas Maryoto.

Posko Covid-19 di tingkat desa yang wajib memastikan kebijakan itu berjalan.

Personel posko yang akan melakukan pengawasan ke setiap zona.

Posko tingkat desa diketuai Kepala Desa, di dalamnya ada Babinsa, Bhabinkamtibmas, bidan desa, PKK dan lain-lain. (David Yohanes)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved