Breaking News:

Berita Surabaya

Penumpang Kereta Api Khusus untuk Anak di Bawah 5 Tahun Tak Perlu Tunjukan Hasil Rapid Test

PT KAI memberikan kebijakan penumpang kereta api di bawah usia 5 tahun tidak perlu menunjukan hasil rapid test antigen.

TRIBUNMADURA.COM/NURAINI FAIQ
penumpang kereta api 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - PT KAI memberlakukan aturan wajib menunjukkan hasil rapid test antigen atau swab PCR negatif penumpang kereta api selama masa pandemi Covid-19.

Terbaru, PT KAI memberikan kebijakan penumpang kereta api di bawah usia 5 tahun tidak perlu menunjukan hasil rapid test antigen.

"Dalam aturan persyaratan surat keterangan negatif rapid test antigen atau RT-PCR tidak diwajibkan untuk penumpang anak balita," kata Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, Jumat (12/2/2021).

Pergaulan Bebas Pasangan ABG Gemes Berujung Aborsi, Ambil Foto Janin sebelum Kubur di Halaman Rumah

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Permintaan Peti Mati di Ponorogo Tinggi, Sepekan Laku 18 Kotak Peti

Perempuan Jompo Bersimbah Darah di Kamar Mandi Asrama, Dianiaya Tukang Becak Karena Masalah Uang

Sementara itu, PT KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan beberapa kereta api saat libur Imlek ini.

Sejumlah KA menjadi favorit masyarakat, di antaranya KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi - Gambir.

Kemudian KA Harina relasi Surabaya Pasar Turi - Cirebon - Bandung. KA Sembrani relasi Surabaya Pasarturi - Pasarsenen Jakarta. Juga KA Jayakarta relasi Surabaya Gubeng - Jakarta Kota.

Ada juga KA Argo Wilis relasi Surabaya Gubeng - Bandung. KA Gajayana relasi Malang - Gambir. KA Tawang Alun relasi Malang Kota Lama - Ketapang.

KA Jarak Menengah dan Jauh tersebut berangkat dari 3 stasiun pemberangkatan awal yaitu dari Stasiun Surabaya Pasar Turi, Stasiun Surabaya Gubeng dan Stasiun Malang.

Masyarakat bisa memesan tiket di aplikasi KAI Access, situs kai.id, dan chanel pembelian online lainnya. (Faiq)

Fatal, Pengemudi Mobil Hiraukan Sirine Peringatan, Satu Keluarga Ditabrak Kereta Api, 1 Orang Tewas

Ibu Meninggal Akibat Covid-19, Anak Tak Terima Pemakaman Protokol Corona, Todong Pedang ke Petugas

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved