Breaking News:

Berita Pamekasan

Kenang Kisah Bersama Almarhum Wabup Rajae, Ketua DPRD: Sahabat Sejawat yang Rutin Puasa Senin-Kamis

Sidang Paripurna Pemberhentian Wakil Bupati Pamekasan (almarhum Raja'e) diiringi isak tangis oleh Ketua DPRD Pamekasan, Fathorrahman.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Pimpinan DPRD Pamekasan bersama Bupati Pamekasan saat menggelar Rapat Paripurna Pemberhentian Wabup (almarhum Rajae), di Gedung DPRD Pamekasan, Senin (15/2/2021). 

Reporter: Kuswanto Ferdian l Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Sidang Paripurna Pemberhentian Wakil Bupati Pamekasan (almarhum Raja'e) diiringi isak tangis oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan, Fathorrahman

Sebabnya, Ketua DPRD Pamekasan, masih merasa kehilangan sosok Wabup yang merupakan sahabat sejawat mulai sejak bergabung di organisasi ekstra kampus, di wilayah Kabupaten Pamekasan, Madura.

Ketua DPRD Pamekasan, Fathorrahman mengatakan, sosok almarhum Raja'e merupakan orang yang baik, sabar dan tawaduk.

Menurut dia, almarhum juga dikenal dengan pria yang rutin berpuasa Senin dan Kamis.

Baca juga: NGERI! 3 Shio Ini Diramalkan Kurang Beruntung Sepanjang Selasa 16 Februari 2021, Cek! Kamu Termasuk?

Baca juga: Ramalan Zodiak Terlengkap Selasa 16 Februari 2021, Leo Merasa Kesal, Aries Hindari Romansa di Kantor

Baca juga: Almarhum Wabup Rajae Resmi Diberhentikan dengan Hormat, Baddrut Tamam Ungkap Kenangan saat Menjabat

Baca juga: Ayah Bayi Ajaib di Cianjur Terkuak? Bidan Bongkar Ibu Periksa 3 Bulan Lalu, Kini Mendadak Lahiran

Sehingga, sampai detik ini, jika mengingat sosok almarhum Raja'e, dirinya tidak bisa menahan rasa sedih yang mendalam.

"Beliau (almarhum Raja'e) dari dulu teman sejawat saya, mulai sejak kuliah, berorganisasi dan menjadi Kepala Desa. Ketika ingat Wabup Raja'e pasti tidak bisa nahan, apalagi barusan pemberhentian. Jadi saya tidak bisa komentar apa-apa," kata Fathorrahman kepada sejumlah media usai Rapat Paripurna pemberhentian Wabup Raja'e secara terhormat dari jabatannya di Gedung DPRD Pamekasan, Senin (15/2/2021).

Menurutnya, meski almarhum Rajae sempat menjadi saingannya dalam kontestasi politik pemilihan Bupati dan Wabup Pamekasan pada tahun 2018 lalu, hal itu hanya bersifat persaingan dalam politik.

Kata dia, dalam kontestasi politik, saingan itu hanya berlangsung 8 bulan, setelah itu, harus sama-sama memahami karena didalam kontestasi politik tidak akan semuanya menang, pasti ada yang kalah.

"Pesaing politik itu hanya 8 bulan, setelah ada yang menang dan yang kalah maka saya katakan, yang menang bersyukur dan yang kalah bertabahlah, kan seperti itu. Karena dari awal saya katakan yang menang bersyukurlah dan yang kalah bertabahlah," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved