Breaking News:

Berita Sampang

Dua Kecamatan di Sampang Masuk Katagori Terburuk dalam Lomba Inovasi Pelayanan Publik PWI Sampang

PWI Sampang menggelar lomba inovasi pelayanan publik untuk memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-75 tahun 2021.

ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sampang saat melakukan penilaian di Kantor Kecamatan Karang Penang Kabupaten Sampang, Madura. 

Reporter: Hanggara Pratama | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - PWI Sampang menggelar sejumlah kegiatan untuk memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-75 tahun 2021.

Satu di antaranya adalah lomba inovasi pelayanan publik, dari tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, hingga pemerintah desa.

Untuk saat ini, lomba tersebut memasuki tahap penilaian di tingkat kecamatan dan desa, sehingga menjadi perhatian bagi setiap instansi terkait.

Baca juga: Miris, Gara-Gara Rumah, Lajang Lamongan Aniaya Suami Istri Pakai Golok, Korban Luka Parah dan Kritis

Baca juga: Sempat Menghilang, Nenek Jaliyah Ditemukan Tewas di Sumur Sedalam 20 Meter, Tongkat Saksi Bisu

Baca juga: Mobil Anggota TNI Ringsek Tertimpa Pohon di Kecamatan Socah Bangkalan, Pengemudi Luka Ringan

Akan ada tiga nama yang masuk di kategori terburuk khususnya di tingkat kecamatan.

Ketua PWI Sampang, Fathor Rahman megatakan, di tingkat Kecamatan terdapat katagori kebersihan dan partisipasi desa terbanyak dalam mengikuti lomba Inovasi Pelayanan Desa.

Menurutnya, dalam penilaian partisipasi Desa terbanyak melalui presentase karena jumlah Desa di setiap Kecamatan tidak sama.

"Jadi bagi Kecamatan yang memiliki jumlah desa sedikit tidak usah khawatir karena penilaiannya dengan jumlah presentase," ujarnya kepada TribunMadura.com, Rabu (17/2/2021).

Ia menambahkan, tujuan mengadakan lomba tersebut untuk menyinergiskan antara pemerintah kabupaten, kecamatan dengan desa, dan bagaimana Camat bisa melakukan pembinaan pada pemerintah desa dalam berinovasi dalam melayani rakyatnya.

Sehingga, agar terciptanya keseriusan terhadap peserta lomba untuk lebih baik lagi, di dalam event ini akan ada Punishment bagi kecamatan yang kotor dan tidak terawat serta tidak kooperatif dalam berkoordinasi dengan desa.

Baca juga: Pohon Trembesi Setinggi 7 Meter Mendadak Tumbang di Parkiran Luar MOG Malang, Timpa 7 Sepeda Motor

"Sesuai instruksi Bapak Bupati Sampang melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Yuliadi Setiawan, selain penghargaan untuk tiga Kecamatan terbaik, kami juga menyiapkan kategori tiga Kecamatan terburuk," terangnya.

Sementara, untuk saat ini Fathor Rahman mengaku sudah mengantongi dua nama Kecamatan yang masuk pada calon kategori Kecamatan terburuk.

Namun dirinya enggan menyebut kecamatan mana yang dimaksud.

"Sejauh ini kita juga sudah punya dua nama calon kategori Kecamatan terburuk, untuk lengkapnya nanti kita umumkan di puncak acara," pungkasnya.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved