Berita Surabaya
Pulang Ngopi, Wanita ini Kaget Motor Kesayangannya Raib, 2 Pria Bermotor Muncul dalam Rekaman CCTV
Motor honda Beat hitam Safitri Wulansari (30) raib saat ditinggal ngopi bareng di kedai kopi.
Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Reporter: Firman Rachmanudin | Editor: Ayu Mufidah KS
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Aksi pencurian motor terjadi pada seorang wanita bernama Safitri Wulansari (30), Senin (22/2/2021) malam.
Motor honda Beat hitam bernopol L 5601 MY miliknya raib saat ditinggal ngopi bareng di kedai kopi Jalan Bung Tomo, Surabaya.
"Saya masuk sekitar 20 menitan. Terus saya keluar kesai karena mau pulang," kata dia, Selasa (23/2/2021).
"Saya kaget motor saya sudah gak ada," cerita Safitri.
Baca juga: Kanit Polsek Pegantenan Datangi Tokoh Masyarakat, Ajak Cegah Masuknya Radikalisme dan Intoleransi
Baca juga: Istri Histeris Lihat Suami Bermandikan Darah, Leher Sang Dukun Lumajang Ditebas, Begini Kronologinya
Baca juga: Kemensos Setop Program Santunan Keluarga dan Ahli Waris Korban Meninggal Dunia Akibat Covid-19
Ia kemudian menghubungi kerabatnya untuk dijemput pulang.
Di sana, ia menceritakan kejadian itu ke keluarganya.
"Setelah itu saya ambil BPKB dan melaporkan kejadian itu ke polisi," imbuhnya.
Safitri juga mengaku jika motor yang diparkinya itu telah dikunci setir.
"Sudah saya kunci setir. Tapi memang kondisinya gelap. Tidak ada juru parkir juga disitu," tandasnya.
Dari rekaman CCTV kedai, tampak dua orang mengendarai motor honda beat putih melintas.
Kedua pria itu lantas berhenti tepat di samping kedai.
Baca juga: Tragis Akhir Hidup Dukun Lumajang Leher Ditebas Pria Tak Dikenal, Bermandikan Darah di Ruang TV
Baca juga: Mayat Wanita Tanpa Busana Ditemukan di Sendang Sumber Tutup Mojokerto, Ada Sabun di Dekat Mayat
Satu di antara pria itu turun dengan menggunakan jaket, helm, dan celana hitam serta bermasker.
Pelaku kemudian menyasar motor milik korban.
Tak butuh waktu lama, maling motor itu membawa kabur motor korban.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Wonokromo, Iptu Arie Pranoto membenarkan kejadian tersebut.
"Benar. Saat ini kami sedang menyelidiki pelakunya," singkat Arie saat dikonfirmasi.