Breaking News:

Berita Kediri

Pengakuan Pasutri Buka Prostitusi Online di Tulungagung hingga Kediri, Uangnya Buat Beli Susu Anak

Polisi mengungkap fakta terduga terkait prostitusi online keluarga asal Bandung di Hotel Lotus Kediri. Uang hasil melacurkan anak buat beli susu.

Editor: Elma Gloria Stevani
tribunnews.com dan TribunMadura.com/Farid Mukarrom
Ilustrasi prostitusi dan NR ibu korban T tersangka Prositusi Online anak asal Bandung Jawa Barat saat diwawancarai Kasatreskrim Polresta Kediri, Selasa (9/3/2021). 

"Mengakunya mereka terlilit hutang yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari," imbuh AKP Verawati Taib.

Saat ini Satreskrim Polres Kediri Kota masih melakukan pendalaman mengenai kasus prostitusi ini. Diduga masih banyak prostitusi online yang dilakukan di Kota Kediri.

Namun sayangnya sejak terbongkar kasus MY ini beberapa jaringan telah terputus.

"Kita masih mengembangkan kasus ini. Kita menduga masih banyak kasus ini terjadi di Kota Kediri," tegas AKP Vera.

Modus Orangtua Lacurkan Anaknya di Hotel Lotus Kediri

Terungkap Modus Orangtua asal Bandung lacurkan anaknya di Hotel Lotus Kediri.

Kasatreskrim Polresta Kediri AKP Verawati Taib dalam sebuah rilis mengatakan bahwa pihaknya menetapkan tiga tersangka.

"Jadi kami tetapkan 3 orang Deri mucikari atas korban M, kemudian DK (35) dan NR (38) selaku korban T," ujarnya Selasa (9/3/2021).

Menurut AKP Verawati Taib bahwa modus yang digunakan oleh DK dan NR ini pertama dengan menawarkan pijat kemudian ditawarkan layanan sex.

"Untuk tarif sekali layanan pijat ini mulai 250 - 350 ribu. Kemudian jika mau ditambahkan layanan plus itu maka pelanggan ini harus menambahkan uang sekitar 350 ribu. Jadi total untuk keseluruhan layanan ada 700 - 800 ribu," jelasnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved