Breaking News:

Berita Malang

Layanan Vaksinasi Drive Thru di Kota Malang Dilaunching Awal April 2021, Pemkot Gandeng Halodoc

Layanan vaksinasi Covid-19 secara drive thru di Kota Malang akan dilaunching pada 1 April 2021 mendatang.

Penulis: Mohammad Rifky Edgar | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Pemkot Malang menjalin kerjasama dengan Halodoc dalam layanan vaksinasi drive thru.

Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan, layanan vaksinasi drive thru ini merupakan upaya Pemkot Malang dalam melakukan percepatan vaksinasi Covid-19.

dr Husnul Muarif  menyebut, masih ada beberapa hal yang menjadi perhatian serius Pemkot Malang sebelum layanan tersebut dilaunching pada 1 April 2021 mendatang.

Baca juga: Warga Madura yang Tewas dengan Luka Bacok Ternyata Pernah Dapat Ancaman, Istri Bongkar Sosok ini

Baca juga: Pengelola Tanah Liat di Sampang Diminta Produksi Gerabah dan Souvenir untuk Tingkatkan Perekonomian

Salah satunya ialah ketika proses vaksinasi Covid-19 yang membutuhkan waktu screening dan waktu observasi.

"Memang layanan ini membantu dalam percepatan vaksinasi. Namun ada beberapa hal yang menjadi perhatian, terutama ada di meja dua waktu screening dan meja empat waktu observasi," kata dia, Kamis (11/3/2021).

"Ini bukan kendala, tapi nanti kita telaah dahulu," ucapnya.

dr Husnul mengatakan, prinsip dari layanan drive thru tersebut ialah masyarakat yang menjadi penerima vaksin tidak turun dari kendaraan.

Akan tetapi, mekanisme vaksinasi sendiri harus melewati empat tahap, mulai dari pendataaan di meja satu, screening di meja dua, vaksinasi di meja tiga dan observasi di meja empat.

"Jadi teknisnya nanti itu yang masih kami telaah. di meja dua kan ada pengukuran tekanan darah, kemudian pengukuran nadi yang menjadi tahapan sebelum vaksinisasi," jelas dia.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Drive Thru Bakal Diterapkan di Kota Malang, Target 8.000 Orang Divaksin Tiap Hari

"Kemudian di meja empat baru observasi. Nah itu yang masih jadi kajian kami," ucapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved