Breaking News:

Berita Sampang

Bupati Sampang Temui Menkopolhukam Mahfud MD & Kementerian PUPR, Bahas Progres Pembangunan Floodway

Bupati Sampang Slamet Junaidi, Mahfud MD dan Kementerian PUPR membahas tentang progres pembangunan floodway untuk meminimalisir terjadinya banjir.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Elma Gloria Stevani
Humas Pemkab Sampang
Bupati Sampang saat menemui Mahfud MD dan Kementerian PUPR di Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia, Senin (15/3/2021) kemarin. 

Reporter: Hanggara Pratama | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Bupati Sampang H. Slamet Junaidi melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahhfud MD, sekaligus melakukan koordinasi dengan Kementerian PUPR, bertempat di Kantor Kemenkopolhukam, Senin (15/3/2021).

Dalam pertemuan tersebut ada dua hal yang dibahas, yakni progres pembangunan floodway untuk meminimalisir banjir dan program percepatan pembangunan jalur transportasi lintas selatan Pulau Madura.

Baca juga: Gelagat Aurel saat Bareng KD dan Ashanty di Lamaran Dikulik Pakar Ekspresi: Ketegangan Tetap Keluar

Baca juga: Siap Hajar Malam Pertama, Vicky Prasetyo Tak Akan Beri Ampun Kalina: Dia Rasakan Serangan Gladiator

Baca juga: TINGGAL HARI INI! Katalog Promo Indomaret Selasa 16 Maret 2021, Promo Super Hemat hingga Promo Heboh

Baca juga: Promo Alfamart Selasa 16 Maret 2021, Ada Promo Private Label, Diskon 50 Persen untuk Pembelian Kedua

Bupati Sampang Slamet Junaidi mengatakan, bahwa kedatangannya untuk bertemu Mahfud MD bertujuan meminta dukungan yang notabene sebagai tokoh nasional kelahiran Madura.

Sehingga, perlu bersama-bersama memajukan pembangunan Pulau Madura.

"Jadi ada dua yang kita bahas, pertama pembangunan floodway dan lintas selatan (Serpang)," ujarnya kepada TribunMadura.com, Selasa (16/3/2021).

Menurutnya, mega proyek tersebut sangat efektif jika terealisasi pasalnya, floodway sangat diperlukan guna meminimalisir terjadinya bencana banjir.

Mengingat hampir setiap tahun banjir melanda Kabupaten Sampang.

Begitupun, pada pembangunan Srepang yang saat ini progresnya hampir dirampungkan pada pembebasan lahan.

Sebab, hal itu menjadi atensi khusus mengingat intensitas kendaraan di Pulau Madura yang memerlukan perluasan jalur.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved