Breaking News:

Berita Magetan

Di Tengah Kepanikan Banjir Bandang di Desa Banjarpanjang Magetan, Pencuri Gondol Uang Rp 100 Juta

Di tengah kepanikan bajir, pelaku pencurian beraksi dan melarikan uang Rp 100 juta dari rumah warga di Desa Banjarpanjang, Kecamatan Ngariboyo.

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/DONI PRASETYO
Pengendara motor memberanikan diri menejang banjir bandang atau air bah yang terjadi di Magetan. Ada warga kehilangan uang ratusan juta di tengah banjir itu. 

Reporter : Doni Prasetyo | Editor : Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, MAGETAN - Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Magetan pekan lalu tidak hanya merusak berbagai material dan menumbangkan pepohonan.

Diduga di tengah kepanikan bajir, pelaku pencurian beraksi dan melarikan uang Rp 100 juta dari rumah warga di Desa Banjarpanjang, Kecamatan Ngariboyo.

Tidak diketahui kapan pencurian itu terjadi, tetapi korban adalah Kadi (50), seorang pengecer Bahan Bakar Gas (BBG). Dan dugaan pencurian semakin kuat karena uang tunai itu disimpan Kadi di salah satu ruangan di rumahnya, dan hanya ia yang mengetahui.

Baca juga: 375 Pedagang Terdampak Kebakaran di Pasar Tradisional Campurdarat Tulungagung Dipindah ke Lapangan

Baca juga: Lucinta Luna Nangis Kejer, Cerita Hartanya Terkuras Habis Usai Bebas dari Tahanan: Meratapi Hidup

Baca juga: Beredar Video Nadya Arifta Gelar Bridal Shower, Sinyal Segera Dinikahi Kaesang Pangarep Makin Kuat

Baca juga: Kongres HMI XXXI Surabaya, Gubernur Khofifah: Warga Jatim Bangga Presiden Jokowi Pakai Batik Madura

"Informasinya, uang Pak Kadi di Desa Banjarpanjang sebesar Rp 100 juta raib saat banjir bandang menerjang. Kami belum tahu apakah memang pencurian, tetapi polisi terlihat berada di tempat kejadian," kata Muhammad, seorang warga kepada TribunMadura.com, Rabu (17/3).

Warga menduga, saat banjir bandang datang, semua sibuk menyelamatkan barang-barang. Saat itulah ada orang menyelinap dan menggondol uang korban. Juga ada warga yang mengira bahwa Kadi lupa menyelamatkan uangnya.

Sementara warga mengaku kaget atas banjir bandang saat musim hujan di Magetan tahun ini. Karena baru kali ini lerenh Gunung Lawu mengalami banjir, namun arus yang mengalir sangat deras sehingga menyeret berbagai material bangunan.

Joko, salah satu warga Ngariboyo menunjuk lereng Gunung Lawu yang semakin kekurangan pepohonan penahan tebing, sebagai penyebab banjir. Saat lereng gunung makin gundul, maka yang muncul adalah hamparan persawahan, hotel dan rumah-rumah warga.

"Sekarang saat hujan deras turun, air dari Gunung Lawu meluncur cepat ke bawah. Wilayah Magetan dan permukiman warga menjadi sasaran terjangan air hujan," katanya.

Akibat banjir itu, banyak pohon tumbang, rumah ambruk, dan sepeda motor hilang terseret arus deras. Selain itu banyak akses jalan jalan di desa-desa tertutup material bangunan dan pohon-pohon yang tumbang.

Berita tentang pencurian

Berita tentang banjir

Berita tentang Madura

 
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved