Berita Pamekasan
Dinding Rumah Jebol Dihantam Material Longsor, Nenek Ramtani Dapat Bantuan Sembako dari Sosok ini
Nenek Ramtani menjadi korban tanah longsor di Desa Banyupelle, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan.
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Reporter: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah KS
TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Kapolsek Palengaan, Iptu Sri Sugiarto bersama Bhabinkamtibmas Desa Banyupelle mendatangi rumah nenek Ramtani yang rusak akibat terhantam material dinding tanah longsor di Desa Banyupelle, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Kamis (18/3/2021).
Iptu Sri Sugiarto mengatakan, kedatangannya kali ini ke rumah nenek Ramtani dalam rangka bakti sosial.
Baca juga: Semerbak Bau Anyir dari Semak-Semak Jalan Kampung, Warga Kaget Lihat Ada Bayi Berselimut Merah Muda
Baca juga: Remaja asal Bogor Beli Ganja Gorila Sintetis Lewat Instagram, Ditangkap saat Hendak Terima Paket
Kata dia, hal itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap keluarga korban bencana alam.
Selain berkunjung, ia mengaku sekaligus memberikan bantuan berupa paket sembako untuk keluarga yang terdampak longsoran tebing tanah tersebut.
"Tebing tanah yang longsor ini terjadi pada Rabu (17/3/2021) dini hari," kata Iptu Sri Sugiarto kepada TribunMadura.com.
Menurut dia, tebing tanah yang longsor itu diakibatkan karena lamanya hujan deras yang mengguyur wilayah setempat.
Lalu, saat longsor terjadi, sebagian material tanah dan batu yang tergerus ke bawah, mengenai rumah Nenek Ramtani.
Saat sebagian material batu dan tanah itu mulai tergerus, seketika menghantam rumah keluarga Nenek Ramtani saat tertidur pulas, dan mengakibatkan sebagian rumahnya mengalami rusak berat.
Baca juga: Takut Diciduk Polisi, Pengedar Sabu di Surabaya Simpan Narkoba Dalam Senter, Upayanya Gagal Total
Baca juga: Melaju dengan Kecepatan Tinggi, Truk Seruduk Bokong Pikap di Sampang, Rombong Bakso Dihantam
Seperti, jebolnya sebagian dinding rumah Nenek Ramtani yang tidak mampu menahan pergeseran tanah yang tergerus air.
"Saya memperingatkan kepada warga supaya tetap waspada dengan perubahan cuaca saat ini yang sering turun hujan secara dadakan," pesan Iptu Sri Sugiarto.
Tak hanya itu, pihaknya juga meminta kepada warga setempat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan dengan cara tidak membuang sampah sembarangan ke irigasi saluran air.
Tujuannya, supaya air bisa mengalir lancar dan tidak menjadi bencana banjir serta longsor.
"Kami bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat memberikan bantuan berupa paket sembako, serta bersama warga membantu untuk mengevakuasi barang maupun sisa-sisa bangunan yang rusak," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/iptu-sri-sugiarto-saat-mengecek-tebing-tanah-yang-longsor-di-dusun-aeng-nyonok.jpg)