Ramadhan 2021
Tata Cara dan Bacaan Niat Mandi Wajib atau Junub yang Benar, Simak Juga Penjelasan Waktu Mandi Junub
Kewajiban seorang muslim membersihkan diri dari hadas besar yakni dengan mandi junub atau mandi wajib. Simak tata cara dan bacaan niat mandi wajib.
Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM - Kewajiban seorang muslim untuk membersihkan diri dari hadas besar yakni dengan mandi junub atau mandi wajib.
Bila terjadi beberapa hal, keluar air mani, bertemunya dua kemaluan walau tidak keluar air mani, dan berhentinya darah haid dan nifas, mandi junub adalah ritual yang wajib dilakukan.
Membersihkan diri dari hadas kecil, terutama hadas besar merupakan tujuan mandi junub.
Baca juga: Apes, Berikut 4 Shio yang Diramal Paling Babak Belur Besok, Kamis 25 Maret 2021, Termasuk Shio Macan
Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Kamis 25 Maret 2021, Pasangan Aries Mengucap Rindu, Cancer Dapat Keberuntungan
Baca juga: Ramalan Zodiak Terbaru Kamis 25 Maret 2021, Taurus Menuju Kesuksesan, Pemikiran Cancer Cukup Radikal
Baca juga: Terbangun Tengah Malam? Rasulullah Menganjurkan Membaca Doa dan Dzikir Ini Saat Hendak Kembali Tidur
Tubuh dianggap masih najis dan belum bisa melakukan kewajiban ibadah seorang muslim, bila tidak melakukan mandi junub ini.
Setiap orang pasti akan mengalami mandi junub akan tetapi belum tentu cara yang dilakukan sudah benar.
Jika belum terangkat semua hadas besar itu maka tidak sah shalat seseorang juga termasuk jenis ibadah lainnya yang mensyaratkan bersuci.
Apabila seseorang dengan hadas besar harus akan berpuasa, maka wajib mandi junub terlebih dahulu.
Mandi wajib dilakukan dengan cara membasuh seluruh tubuh mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki.
Orang yang diharuskan melakukan mandi wajib sebelum puasa di antaranya orang yang telah melakukan hubungan intim, wanita setelah haid hingga setelah melahirkan.
Berikut sebab-sebab seseorang melakukan mandi wajib, dikutip dari sumsel.kemenag.go.id:
- Bertemunya dua khitanan (bersetubuh) atau disebut dengan Junub
- Keluar mani karena bersetubuh atau dengan sebab lainnya.
- Ketika seseorang meninggal dunia, dan meninggalnya bukan mati syahid.
- Selesai nifas (bersalin, setelah berhentinya darah yang keluar sesudah melahirkan).
- Wiladah (setelah melahirkan).
- Selesai haid.
Tata cara mandi wajib:
1. Niat
Lafal niat mandi wajib:
وَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
“Nawaitul Ghusla Lifrafil Hadatsil Akbari Fardhan Lillahi Ta’aala.”
Artinya: "Aku niat mandi wajib untuk menghilangkan hadast besar furdlu karena Allah".
2. Membasuh seluruh badan dengan air, yakni dengan meratakan air ke semua anggota tubuh.
3. Sebelum mandi disunatkan berwudu terlebih dahulu.
4. Menghilangkan najis dengan mendahulukan membasuh segala kotoran dan najis dari seluruh badan.
5. Membaca 'Bismilahhirrahmanirrahim' pada awal melakukan mandi wajib.
6. Menghadap kiblat sewaktu mandi dan mendahulukan bagian kanan dari pada kiri.
7. Membasuh badan sampai tiga kali.
5. Membaca do'a sebagaimana membaca do'a sesudah berwudlu.
Seseorang dengan hadas besar dilarang melakukan hal-hal berikut ini:
- Melaksanakan shalat.
- Melakukan thawaf di Baitullah.
- Memegang kitab suci Al-Qur'an.
- Membawa/mengangkat Kitab Al-Qur'an.
- Membaca Kitab Suci Al-Qur'an.
- Berdiam diri di masjid.
Kapan waktu yang tepat untuk melakukan mandi wajib sebelum puasa?
Dikutip dari TribunVideo, Dosen & Ketua LPM IAIN Surakarta, Dr. H. Muh. Nashiruddin, S.Ag, M.A, M.Ag memberikan penjelasan mengenai mandi wajib selama bulan ramadhan.
Nashiruddin menjelaskan mengenai waktu yang tepat melakukan mandi wajib, apakah sesudah sahur atau sebelum sahur.
"Jawabannya adalah tergantung waktu yang tersisa untuk sahur karena sahur yang jelas ada waktu yang terbatas sampai pada terbitnya fajar shodiq atau masuknya waktu subuh," jelas Nashiruddin.
Ia menambahkan, apabila waktu yang tersisa untuk sahur tinggal sedikit maka diutamakan melakukan sahur terlebih dahulu.
Setelah sahur baru kemudian melakukan mandi wajib.
Ia juga menjelaskan, apabila waktu yang dimiliki masih banyak dan memungkinkan untuk mandi wajib, maka terlebih dahulu mandi wajib agar tubuh dalam keadaan bersih.
Setelah badan bersih, baru melakukan santap sahur.
Nashiruddin mengatakan, apabila waktu yang dimiliki sebelum sahur sangat sedikit, bisa diluangkan untuk membasuh kemaluannya dan kemudian wudu terlebih dahulu.
"Maka, bagi setiap muslim yang mungkin saja junub, baik karena berhubungan suami istri, ataupun karena mimpi basah, apabila waktunya mencukupi untuk mandi maka silakan mandi dulu baru kemudian sahur.
"Tapi apabila waktunya tidak mencukupi, maka diutamakan untuk sahur dulu baru kemudian mandi, tetapi memang disunahkan untuk berwudu terlebih dahulu sebagaimana wudunya untuk melakukan salat," tutup Nashiruddin.
Baca juga: Covid-19 Terus Mengancam, Ini Doa Rasulullah Agar Terhindar dari Wabah Penyakit dan Diberi Kesehatan
Baca juga: Doa dan Amalan Agar Cepat Mendapatkan Jodoh Terbaik, Jawaban untuk Kamu yang Ingin Segera Menikah
Baca juga: 7 Doa untuk Kebahagiaan dan Keharmonisan Keluarga Beserta Arab Latin, dan Terjemahan Indonesia
Baca juga: Pintu Rezeki Dibuka Sejak Pagi Hari, Bacalah Doa Ini Sebelum Beraktivitas agar Diberi Perlindungan
Berita lainnya terkait Ramadhan 2021
Berita lainnya terkait Puasa Ramadhan
Berita lainnya terkait Madura
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bacaan Niat dan Tata Cara Mandi Wajib, Simak Penjelasan Waktu Mandi Junub Sebelum Berpuasa